Surabaya – Liputan Warta Jatim Suasana penuh keberkahan dan sukacita yang mendalam begitu kental menyelimuti kawasan Rangkah Gang 3 dan sekitarnya, Surabaya hari ini. Usai segenap jamaah melaksanakan Sholat Ied Idul Adha tahun 1447 Hijriah secara berjamaah dengan penuh kekhusyukan, halaman Masjid Tanwirul Qulub seketika berubah menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan yang penuh kehangatan. Warga dari berbagai kalangan, tua maupun muda, berkumpul dengan hati yang satu, mewujudkan hakikat ibadah kurban sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT sekaligus bukti nyata kepedulian antar sesama manusia.
Di bawah langit yang cerah dan bersih, semangat gotong royong tampak menyala terang tanpa ada sekat pembeda. Segenap warga bersatu padu, bahu-membahu melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh keikhlasan. Mulai dari proses penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan sesuai syariat, pengulitan, hingga pemotongan dan pemisahan daging, semuanya dikerjakan dengan tertib, terampil, dan penuh rasa tanggung jawab. Setiap gerakan yang terlihat di sana menggambarkan harmoni yang telah tertanam kuat di tengah masyarakat lingkungan ini.
Pelaksanaan ibadah tahun ini berjalan dengan sangat lancar, aman, dan khidmat di bawah pengelolaan serta koordinasi yang matang. Segala persiapan dan pelaksanaan telah disusun berdasarkan kesepakatan bersama, menjamin bahwa setiap proses yang berjalan senantiasa mengacu pada aturan agama serta norma kesopanan yang hidup di tengah masyarakat. Para pengelola dan seluruh pihak yang terlibat bekerja dengan hati yang tulus, mengabdikan tenaga dan pikiran semata-mata demi keberhasilan acara dan keberkahan bersama.
Dalam keterangannya, perwakilan pengurus Masjid Tanwirul Qulub mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas kelancaran kegiatan ini.
“Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Memberi Rizki. Sungguh rahmat yang luar biasa tercurah di tempat ini, sehingga kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat untuk melaksanakan ibadah agung ini. Keberhasilan hari ini sepenuhnya adalah anugerah Tuhan serta buah dari persatuan dan kerja sama yang luar biasa dari seluruh warga. Semoga hewan-hewan yang kita kurbankan hari ini diterima kehadirat-Nya, dan segala usaha serta tenaga yang dicurahkan oleh semua pihak yang terlibat dicatat sebagai amal jariyah yang pahalanya tak terputus,” ujarnya dengan nada haru dan penuh rasa syukur.
Pada perayaan Idul Adha tahun 1447 Hijriah ini, semangat kedermawanan warga dan para penyumbang tampak begitu nyata. Secara bersama-sama telah disepakati untuk mengurbankan sejumlah hewan yang terdiri dari sapi dan kambing, menjadi simbol ketulusan hati meneladani ketaatan Nabi Ibrahim a.s.
Puncak dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah proses pembagian daging yang telah dijadwalkan dan dilaksanakan tepat pada pukul 16.00 WIB sore hari. Pembagian yang penuh keberkahan ini tidak hanya dirasakan oleh warga di sekitar masjid saja, melainkan disalurkan secara luas dan merata menjangkau wilayah Rangkah Gang 3, Rangkah Rejo, serta kawasan-kawasan sekitarnya.
Teknis pembagian yang diterapkan pun mencerminkan kearifan lokal dan keadilan sosial yang tinggi, sebagaimana yang telah disepakati bersama. Sebagian porsi disisihkan sebagai bentuk penghormatan bagi para penyumbang yang telah berbagi rezeki, sementara porsi terbesar disiapkan untuk disalurkan secara merata dan adil kepada seluruh warga yang berhak menerima. Tanpa memandang perbedaan status ekonomi maupun jabatan, setiap rumah tangga yang berada di lingkungan Rangkah Gang 3, Rangkah Rejo, dan sekitarnya berhak mendapatkan bagian yang sama, agar nikmat dan kebahagiaan hari raya ini dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat secara luas.
Proses penimbangan dan pengemasan dilakukan dengan sangat teliti, jujur, dan penuh kehati-hatian oleh para relawan, memastikan takaran yang tepat dan pemerataan yang sempurna. Suasana di lokasi pembagian pun terasa begitu akrab dan kekeluargaan, penuh dengan senyum sapa dan ucapan selamat, seolah kebahagiaan itu mengalir bersama dengan daging yang dibagikan.
“Masjid Tanwirul Qulub ini tidak hanya menjadi tempat bersujud, melainkan menjadi jantung kehidupan masyarakat di sini, yang berdenyut menyebarkan kebaikan hingga ke lingkungan sekitar. Melalui momen kurban ini, kita diajarkan untuk tidak hanya menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat egoisme dan keserakahan dalam hati, lalu menggantinya dengan rasa kasih sayang dan keinginan kuat untuk berbagi. Apa yang terjadi hari ini adalah bukti otentik bahwa masyarakat kita adalah masyarakat yang rukun, peduli, dan saling menguatkan satu sama lain,” tambah perwakilan pengurus.
Kegiatan hari ini pun ditutup dengan doa bersama dan rasa bahagia yang meluap-luap. Di bawah naungan Masjid Tanwirul Qulub, semangat persatuan dan kebersamaan terus dikobarkan, menjadi pondasi yang kokoh bagi keharmonisan, ketentraman, dan kemajuan lingkungan di masa yang akan datang. Semoga semangat berbagi dan persaudaraan ini terus hidup dan menyala di setiap hati warga.
Red/Dedik Kurniawan






