Manado- Liputan Warta Jatim, Suasana haru dan sukacita menyelimuti perayaan Paskah warga keturunan Toraja di kantor DPRD Kota Manado, Kecamatan Mapanget, Sabtu (02/05/2026).
Ribuan jemaat memadati lokasi ibadah, larut dalam pujian rohani dan doa bersama dalam semangat kebangkitan Yesus Kristus.
Ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, yang akrab disapa YSK, bersama sejumlah tokoh masyarakat serta pimpinan gereja setempat.
Sejak awal acara, lantunan nyanyian rohani menggema, membangkitkan semangat kebersamaan di antara jemaat. Doa-doa dipanjatkan untuk keberkahan, keselamatan, serta kemajuan daerah dan bangsa. Kehangatan kebersamaan tampak nyata, tidak hanya di antara warga Toraja, tetapi juga dengan masyarakat sekitar dari berbagai latar belakang suku dan agama
Dalam sambutannya, Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya ibadah tersebut. Ia menilai semangat persatuan yang tercermin menjadi bukti nyata bahwa Sulawesi Utara merupakan contoh harmonisasi kehidupan antarumat beragama dan antarsuku di Indonesia.
“Paskah mengajarkan kita tentang harapan, kebangkitan, dan kasih sayang. Nilai-nilai ini harus terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam pembangunan daerah. Kerukunan bukan sekadar kata, melainkan tindakan nyata demi kesejahteraan bersama,” ujar YSK di hadapan jemaat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masyarakat keturunan Toraja telah memberikan kontribusi besar dalam berbagai bidang di Sulawesi Utara, mulai dari ekonomi, sosial, hingga budaya. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendukung upaya-upaya yang memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan masyarakat.
Ketua panitia penyelenggara turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran gubernur dan para tamu undangan. Ia berharap perayaan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun, tidak hanya sebagai momen keagamaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan semangat gotong royong.
Perayaan Paskah tahun 2026 ini yang penuh makna ini ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pertemuan santai antarwarga. Suasana akrab penuh kekeluargaan semakin mengokohkan persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan masyarakat Sulawesi Utara.
Winsy.W





