FKDM Sulut Turun Langsung ke Desa Tiwoho, Serap Aspirasi Warga dan Pantau Pencegahan Stunting

MINUT- Liputan Warta Jatim, Di tengah suasana libur hari besar keagamaan, kepedulian terhadap masyarakat tetap ditunjukkan oleh Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sulawesi Utara dengan turun langsung ke Desa Tiwoho, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Rabu, 17/05/2026.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua FKDM Sulut, Stefi Sumampouw, guna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meninjau sejumlah persoalan strategis di desa pesisir tersebut, mulai dari infrastruktur jalan, mitigasi bencana abrasi pantai hingga program pencegahan stunting.

Kehadiran FKDM Sulut disambut langsung oleh Penjabat Hukum Tua Desa Tiwoho, Felix H. Mantiri, bersama perangkat desa dan masyarakat setempat.

Menurut Mantiri, kunjungan tersebut
menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat desa, terutama pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi harapan warga.

“Di tengah hari libur keagamaan, FKDM Sulut tetap hadir mendengar langsung keluhan masyarakat. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan warga Desa Tiwoho,” ujar Mantiri.

Dalam peninjauan lapangan, FKDM Sulut memfokuskan perhatian pada kondisi jalan alternatif di wilayah Jaga I menuju Kampung Jaga IV, tepatnya di ruas dermaga wisata Tiwoho. Jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai menghambat mobilitas masyarakat serta pengembangan potensi wisata desa.

Baca Juga :  Tonaas Wangko Izak Tambani Pimpin Rapat Persiapan Natal Bersama PNTTM dalam Suasana Penuh Kekeluargaan

Selain itu, tim juga memantau kondisi pesisir pantai yang dinilai membutuhkan pembangunan talut penahan ombak guna mengantisipasi abrasi dan gelombang tinggi yang berpotensi mengancam permukiman warga serta aset desa.

Tidak hanya sektor infrastruktur, FKDM Sulut turut meninjau pelaksanaan program pencegahan stunting di Desa Tiwoho untuk memastikan program kesehatan masyarakat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ketua FKDM Sulut, Stefi Sumampouw, menegaskan bahwa pihaknya akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mengawal pembangunan daerah.

“Kehadiran FKDM Sulut di desa ini mempertegas komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan keamanan, ketenteraman, dan kelancaran program pembangunan desa, terutama jalan alternatif yang rusak dan sudah lama tidak tersentuh pembangunan,” tegas Sumampouw.

Ia juga memastikan siap menindaklanjuti proposal pembangunan jalan alternatif aspal lapen dan jalan paving block yang telah diajukan Pemerintah Desa Tiwoho kepada Dinas PUPR Kabupaten Minahasa Utara.

Baca Juga :  RUPS BSG 2026 Tetapkan Arah Strategis dan Susunan Baru Komisaris–Direksi

Dalam kesempatan tersebut, Sumampouw turut meninjau lokasi rencana pembangunan jalan alternatif sepanjang 624 meter serta lokasi pembangunan gedung KDMP Tiwoho di kawasan dermaga wisata sebagai bentuk dukungan terhadap pemanfaatan aset desa untuk pengembangan kawasan pesisir.

Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Tiwoho, Mantiri yang didampingi Sekretaris Desa Herlina Dalinti serta Kepala Jaga II Amin Ajis Lohor menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian FKDM Sulut serta dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap pembangunan desa mereka.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat agar aspirasi pembangunan infrastruktur dan perlindungan wilayah pesisir dapat segera direalisasikan demi menunjang kesejahteraan masyarakat Desa Tiwoho.

Winsy.W

Artikel yang Direkomendasikan