Surabaya – Liputan Warta Jatim, Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kota Surabaya menggelar acara Pengucapan Sukur atas suksesnya pelaksanaan “Ruwatan Kota Surabaya” yang berlangsung pada Jumat, 23 Mei 2026. Acara syukuran dilaksanakan di Gedung Budi Rahayu pada Kamis, (28/05/2026)
Acara sukuran dibuka dengan ucapan terima kasih dari Ki Madiro selaku Presidium I MLKI Kota Surabaya. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa sukur, tumpengan, dan ramah tamah bersama seluruh pengurus dan undangan.

Dalam kesempatan tersebut, MLKI Kota Surabaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada:
1. Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata
2. Paguyuban-paguyuban Penghayat Kepercayaan yang tergabung dalam MLKI Kota Surabaya
3. Pencinta Budaya Nusantara
4. Wanita Bersanggul Indonesia
5. Paguyuban Pambiwara Surabaya
6. Pawiyatan Pambiwara
7. Serta seluruh Paguyuban Budaya lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu (Disporapar)
Atas dukungan dan partisipasi sehingga acara Ruwatan Kota Surabaya dapat terselenggara dengan sukses dan khidmat.
Ruwatan Kota Surabaya merupakan ritual spiritual warga Surabaya sebagai wujud doa bersama memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Kota Surabaya senantiasa aman, tentram, damai sejahtera, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja, serta terhindar dari segala marabahaya.
“Rahayu, Basuki, Nir ing Sambekala,” demikian doa penutup yang disampaikan.
Cak Ries Handono Prawirodirjo selaku Pemangku Kirab pada acara Ruwatan Kota Surabaya menyampaikan harapan ke depan.
> “Semoga ke depan, acara Ruwatan Kota Surabaya semakin sakral dalam Kirab Tapa Ngrame, Ujub Sesaji, serta Japa Mantra Tolak Balak. Ini menjadi tradisi luhur untuk menjaga keselamatan kota dan warganya,” ujar Cak Ries.
MLKI Kota Surabaya berkomitmen terus melestarikan nilai-nilai budaya dan spiritualitas sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan serta ketentraman masyarakat Kota Surabaya.
(RED)






