Peternak Telur Malang Rasakan Kepastian Usaha Lewat Program MBG  

Malang — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak langsung bagi peternak ayam petelur di Kabupaten Malang. Salah satunya dirasakan oleh CV Telur Intan yang berlokasi di Kecamatan Tumpang. Sejak adanya MBG, produksi telur mereka terserap lebih stabil dan terjamin.

 

CV Telur Intan saat ini mengelola sekitar 150.000 ayam petelur dengan kapasitas produksi 9–11 ton telur per hari. Sebagian produksi tersebut kini rutin disuplai ke 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan MBG.

 

Perwakilan CV Telur Intan, Ulfa, mengungkapkan bahwa sebelum adanya MBG, pemasaran telur sangat bergantung pada kondisi pasar yang fluktuatif. Namun kini, para peternak memiliki tambahan pasar dengan permintaan yang pasti.

Baca Juga :  Propam Polda Bali Periksa Dua Personil SPKT Polsek Kuta Terima Uang 200 Ribu Dari Pelapor WNA

 

“Dengan adanya MBG, ada kepastian serapan produksi telur dari kami sebagai peternak. Kalau sebelumnya kami hanya mengandalkan pasar umum, sekarang ada tambahan permintaan yang jelas dan rutin,” ujarnya.

 

Menurutnya, kepastian serapan tersebut membuat peternak lebih tenang dalam menjalankan usaha. “Kami tidak merasa takut lagi telur kami tidak laku, karena ada serapan tambahan dari program MBG,” tambahnya.

 

Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ke lokasi peternakan pada Selasa (24/02/2026) turut menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan dan stabilitas usaha peternak ayam petelur di daerah.

Artikel yang Direkomendasikan