Pada Hari Ini Komisi Pemberantasan Korupsi Telah Periksa Dito Ariotedjo Sebagai Saksi 

Jakarta – Liputan Warta Jatim, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo telah tiba di gedung KPK pada pukul 12: 50 WIB, Jakarta. Terlihat dito datang menggunakan setelah jaket dan kaos

Dia (dito)akan diperiksa oleh KPK sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024.

“Di surat undangan terkait dengan kuota haji untuk tersangka Gus Yaqut dan satu lagi itu siapa,” kata Dito kepada wartawan.

Selanjutnya, Dito telah mengatakan siap kooperatif dalam pemeriksaan pada hari ini. Dia menyebut bahwa panggilannya ini oleh berkaitan dengan kunjungan kerjanya di Arab Saudi bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat itu membahas kuota haji.

“Ya mungkin yang udah beredar di luar pas ada kunjungan kerja di Arab Saudi waktu sama Pak Jokowi tapi nanti pastinya akan saya ikuti pemeriksaan,” ucapnya.

Baca Juga :  Polresta Banyuwangi terjunkan Personil Pengamanan Untuk Amankan Parade Lampion 2024

Dalam Kasus korupsi kuota haji di Kementerian Agama pada tahun 2023-2024 saat ini telah naik penyidikan di KPK. Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Mantan stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus ini.

Kami dari Tim penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang terkait penyidikan kasus kuota haji. KPK juga menyebut kerugian negara di kasus ini masih dihitung dan akan segera diumumkan ke publik.

Dari pihak KPK sendiri belum menjelaskan kaitan Dito dalam kasus kuota haji. Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan keterangan Dito sangat dibutuhkan oleh tim penyidik.

“Kami meyakini, Pak Dito, akan hadir untuk memenuhi panggilan pemeriksaan ini, karena pada prinsipnya keterangan dari seorang saksi dibutuhkan penyidik untuk membantu mengungkap sehingga perkara menjadi terang,” ujar Budi.

Baca Juga :  Kementerian Perhubungan Sediakan Buat Pemudik Menggunakan Penggunakan Plarfom Nusantara HUB

Dalam Kasus korupsi kuota haji ini terkait pembagian tambahan 20 ribu anggota jemaah untuk kuota haji 2024 atau saat Yaqut Cholil Qoumas menjabat Menteri Agama. Kuota tambahan itu yang ditujukan untuk mengurangi antrean atau masa tunggu jemaah haji reguler Indonesia, yang bisa mencapai 20 tahun, bahkan lebih.

Aristo Kaperwil Jabodetabek

Artikel yang Direkomendasikan