Magetan. Liputan Warta Jatim. Memperkokoh Jiwa di “Bumi Ki Mageti”: Sinergi Strategis untuk Karakter Remaja
Semangat gotong royong dalam menjaga marwah bangsa kembali bergelora di Jawa Timur. Pada Mei 2026, sebuah kolaborasi lintas elemen yang terdiri dari *Tim PIPJATBANG*, *Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia*, dan *Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok Kediri* resmi menyambangi Mapolres Magetan.
Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kapolres Magetan, *AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M.*, dalam sebuah agenda bertajuk “Silaturahmi Kebangsaan”
Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan langkah awal yang konkret untuk membentengi moralitas siswa SMA di wilayah Magetan melalui program pembentukan karakter jati diri bangsa.
#Jejak Keberhasilan di Jawa Timur
Inisiatif ini merupakan estafet keberhasilan dari program *Pembinaan dan Latihan (Binlat) Karakter Jati Diri Bangsa* yang telah membuktikan dampaknya di berbagai daerah.
Magetan kini bersiap menyusul kesuksesan yang sebelumnya telah dirasakan oleh tujuh Polres lain di Jawa Timur, yaitu:
*Polres Kediri & Kediri Kota*
*Polres Blitar & Blitar Kota*
*Polres Jombang*
*Polres Tulungagung*
*Polres Trenggalek*
Membangun Jiwa, Bukan Sekadar Raga
Metode yang diusung dalam program ini sangat spesifik: menyentuh aspek *rasa* dan *wawasan kebangsaan* untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila serta sejarah perjuangan secara mendalam. Di tengah gempuran globalisasi, penguatan jati diri dianggap sebagai “perisai” utama bagi generasi muda.

Membangun gedung itu mudah, namun membangun jiwa dan karakter bangsa adalah tugas suci yang harus dikerjakan bersama-sama melalui gotong royong,” ungkap perwakilan tim Pesantren Jati Diri Ban
Dengan dukungan penuh dari Polres Magetan,
langkah ini menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kecintaan yang murni terhadap tanah air.
Sumber:* *Laporan Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan PIPJATBANG & Ndalem Pojok Kediri ke Polres Magetan, Mei 2026.*
Nur Budiono






