Komandan dan Pejabat Utama Puspenerbal Refresing Kemampuan Menembak Pistol

Sidoarjo – Liputan Warta Jatim, Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Danpuspenerbal), Laksda TNI Bayu Alisyahbana beserta para Pejabat Utama (PJU) dan Kasatker Puspenerbal melaksanakan refreshing mengasah kemampuan menembaknya di Lapangan Tembak Sugeng Hardjo Taruno Lanudal Juanda, Selasa (1/7/2025)

Latihan menembak pistol yang juga diikuti dan Tim Yanus Menembak Puspenerbal kali ini, menggunakan senjata pistol jenis Tanfoglio dan amunisi kaliber 9 mm.

Tampak hadir mendampingi Komandan Puspenerbal dalam latihan ini, antara lain Wadan Puspenerbal, Laksma TNI Bambang Yunianto, Dirrenbang Puspenerbal, Dirops Puspenerbal, Dirpers Puspenerbal, Dirlog Puspenerbal, dan Dirlambangja Puspenerbal, Danwing Udara 2, Dankolat Penerbal dan Kafasharkan Pesud.

Menurut Komandan Puspenerbal, menembak senjata ringan merupakan kemampuan yang wajib dimiliki dan dikuasai oleh setiap prajurit, karena menembak adalah modal utama seorang tentara.

Baca Juga :  Kapolres Lamongan Berikan Dukungan Penuh Pada PSHT Untuk Bersatu, dengan Ketua Umum Mas Dr Ir Muhammad Taufiq SH MM Msc

“Latihan menembak ini dilaksankan dengan tujuan untuk melatih, mengasah serta memelihara kemampuan yang sudah dimiliki oleh masing-masing prajurit,” jelasnya.

Dalam latihan menembak lanjutnya, harus memperhatikan berbagai faktor, salah satunya faktor “TABIAT”, yang artinya, Tahan Nafas, Bidik dan Tembak.

Gerakan nafas saat kita melakukan penembakan terangnya, harus terkontrol, caranya yaitu dengan rutin melakukan latihan pernafasan, sehingga perkenaannya tepat sasaran. Menarik picunya pun harus ditekan lembut bukan dihentak, agar arah laras lurus kedepan bukan ke bawah.

“Setenang apapun nafas kita, seakurat apapun bidikan kita, kalau kita kasar dalam menarik picu senjata, pasti menghasilkan sasaran tembak yang kurang sempurna,” kata orang Nomor Satu dijajaran Puspenerbal ini.

Baca Juga :  Penyuluhan Hukum Dan Bahaya Narkoba Untuk Generasi Muda

Menurutnya, untuk menjadi petembak yang baik, selain latihan rutin diperlukan juga olahraga dalam pengendalian emosi guna meningkatkan konsentrasi dan teknik tembakan, sehingga membuahkan hasil terbaik.

“Saya yakin seluruh prajurit Puspenerbal semuanya bisa menembak. Tetapi harus dipedomani jika ingin mendapatkan hasil yang baik. Tetap perhatikan faktor keamanan baik personel maupun materiil, sehingga semua berjalan dengan aman dan lancar,” terangnya.

TNI AL-Dispen Puspenerbal

Publisher : Warno

Artikel yang Direkomendasikan

*Tim Jibom Gegana Polda Jatim Lakukan Sterilisasi di Sejumlah Gereja Jelang Ibadah Natal* SURABAYA – Sejumlah Gereja yang ada di 39 satuan wilayah Polda Jatim dilakukan sterilisasi oleh Tim Jibom Gegana Polda Jawa Timur menjelang ibadah Natal. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan Gereja – gereja di seluruh wilayah Jawa Timur yang akan dipakai untuk beribadah Umat Kristen memperingati hari Natal tersebut benar – benar aman. Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan kegiatan sterilisasi ini adalah bagian dari pelayanan aparat kepolisian dalam Operasi Lilin Semeru 2024. “Polda Jatim bersama jajaran yang ada diwilayah melaksanakan sterilisasi Gereja dan juga melakukan pengamanan saat ibadah Natal nanti,” kata Kombes Pol Dirmanto. Kabidhumas Polda Jatim ini juga menegaskan, bahwa sterilisasi Gereja – gereja di setiap wilayah Jawa Timur adalah bentuk komitmen Polda Jatim menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam hal ini umat Kristen yang akan melaksanakan ibadah Natal. Sterilisasi Gereja lanjut Kombes Pol Dirmanto juga melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda Jatim. Selain itu juga anjing pelacak milik Unit K9 yang ada di satuan fungsi masing – masing Polres, Polresta maupun Polrestabes. Dikatakan oleh Kombes Dirmanto, proses sterilisasi mencakup pemeriksaan detail di dalam dan sekitar area Gereja dengan menggunakan peralatan deteksi modern, termasuk alat pendeteksi bahan peledak dan metal detector. “Kami ingin memastikan setiap Gereja yang ada di Jawa Timur bebas dari potensi ancaman dan jemaat bisa menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk,” ujar Kombes Dirmanto. Kabidhumas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas dalam Operasi Lilin Semeru 2024 menambahkan, sterilisasi ini dilakukan secara cermat dan terkoordinasi dengan pihak gereja. “Tim juga memastikan semua area penting, termasuk altar, ruang jemaat, dan akses masuk, dalam kondisi aman,”kata Kombes Dirmanto. Selain sterilisasi, Polda Jatim melalui satuan wilayah juga akan menempatkan personel di setiap gereja yang akan menggelar ibadah Natal. Pengamanan ini melibatkan sinergi antara TNI-Polri dan elemen masyarakat. Kombes Pol Dirmanto menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan hal-hal mencurigakan kepada petugas di lapangan. “Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan perayaan Natal 2024 di seluruh Jawa Timur dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kebahagiaan,pungkas Kombes Dirmanto. (*)