Surabaya. Liputan Warta Jatim. Seiring rintih hujan mengguyur selauruh wilayah Surabaya dan sekitarnya kesejukan mewarnai peresmian dan Tasyakuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya Negara kesatuan Republik, warga Shiddiqiyyah Surabaya dalam pelaksanaan menciptakan hari pertama peletakan batu pertama RSKILHS ada 2 titik tempat, di satu tempat Jambangan namun yang dibangunkan RSKILHS 2 orang sedang di Simokerto 1 orang dan pelaksanaannya dihari dan jam yang sama bahkan seluruh Indonesia juga hari ini peletakan batu pertama.
Choi sebagai pengawal acara mengajak hadirin yang hadir membaca alfatekah, ya Tullohi Allal Jama dan seterusnya dilanjut dengan menyanyikan lagu 3 stanza, dan Sumpah Jati Diri Bangsa, dilaksanakan dengan penuh khidmad dan kompak.

Ghulami G Halim sebagai perwakilan dari Pengurus Dhibra cabang Surabaya dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas waktu dan kesempatan warga Shiddiqiyyah yang hadir dalam acara peletakan batu pertama yang dilaksanakan di Jambangan, pungkasnya singkat dan jelas, senin, 22 juni 2026.
Handoko sebagai sekretaris kelurahan jambangan yang mewakili Pemerintahan setempat dalam kesempatan sambutan mengucapkan banyak terima kasih bahwa warganya telah dibangun rumahnya oleh organisasi Shiddiqiyyah semoga kebaikan yang ditanamkan juga akan muncul balasan kebaikkan, ungkapnya.

Juri dari perwakilan Dewan organisasi Shiddiqiyyah pusat menjelaskan terkait dengan RSKILHS mendapat amanah untuk meninjau dan sekaligus memberi semangat pada pelaksanaan peletakan batu pertama yang bertepatan hari sedang berlangsung semoga dengan kebersamaan, guyub, gotong royong warga Shiddiqiyyah mampu menciptakan sukses dan lancarnya pembangunan RSKILHS, jelasnya.
Dwi Agung yang juga mewakili dewan organisasi Shiddiqiyyah Pusat dengan jelas menerangkan bahwa RSKILHS yang pagi ini dilaksanakan merupakan bentuk syukur warga Shiddiqiyyah atas kemerdekaan bangsa Indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan organisasi Shiddiqiyyah tidak pernah membuat dan mengajukan proposal ke pihak manapun terutama Pemerintah namun semua biaya secara keseluruhan merupakan kesadaran warga Shiddiqiyyah bahu membahu gotong royong untuk bisa membangun rumah layak huni ini sudah merupakan gemblengan dan ajaran Sang Mursyid sedang dari pihak luar mau meniru sulit menerapkannya, terangnya.
Yani yang hadir mewakili dewan organisasi Shiddiqiyyah khususnya Dhibra pusat dalam kesempatannya menyampaikan kepada para warga yang hadir bahwa pelaksanaan peletakan batu pertama RSKILHS hari ini serentak seluruh Indonesia dan tidak hanya itu di hadapan pemerintahan Jambangan juga bahwa secara keseluruhan organisasi Shiddiqiyyah mulai membangun RSKILHS pada tahun 2002 hingga 2026 sudah mencapai 2333 unit untuk dana kisaran 122 M dan untuk tahun ini diperkirakan organisasi Shiddiqiyyah membangun RSKILHS kurang lebih 140 unit dan itu masih mungkin bisa bertambah, urainya. Dan kedatangan ke tempat dimana di bangun RSKILHS ini untuk memberikan tali asih dari dhibra pusat, tambahnya.
Tasyakuran peletakan batu pertama RSKILHS di Jambangan juga merupakan bentuk Shilaturrohmi, kekompakan, kerukunan dan gotong royong warga Shiddiqiyyah setiap momen menciptakan terwujudnya Pembangunan RSKILHS.
Darto






