Wisata Religi Tanwirul Qulub Mempererat Ukhuwah di Dua Kota

Surabaya– Liputan Warta Jatim Keluarga besar Jamaah Tanwirul Qulub, yang berdomisili di lingkungan RW 09, Rangkah Rejo GG Lebar,kelurahan Rangkah kecamatan tambaksari baru saja menuntaskan rangkaian kegiatan wisata religi yang sarat makna dan kesan mendalam. Perjalanan ini diawali dengan kunjungan dan pendalaman nilai keagamaan di Masjid Baitul Muttaqin, Kabupaten Bojonegoro, kemudian diteruskan menuju Kota Madiun jawa timur Sabtu,(16/05/2026)

Di kota ini, rombongan tidak hanya mengunjungi tempat-tempat bersejarah, tetapi juga menyempatkan diri berwisata ke Taman Wisata Madiun City Landmark, sebuah lokasi rekreasi populer yang menampilkan replika ikon-ikon terkenal dunia, melengkapi momen kebersamaan, ibadah, serta menelusuri jejak sejarah dan budaya Islami di dua kota tersebut. Kegiatan ini bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan langkah berkelanjutan untuk memperkokoh ikatan persaudaraan, menambah wawasan sejarah, serta menciptakan kenangan indah bersama.

Di bawah pimpinan langsung Bu Isnan, sosok yang dikenal gigih, tulus, dan penuh dedikasi dalam memelihara keberlangsungan serta kualitas pengajian, seluruh rombongan berangkat dengan penuh sukacita dan semangat yang tinggi. Di bawah arahannya, Jamaah Tanwirul Qulub tumbuh menjadi wadah yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menjadi tempat menumbuhkan kasih sayang, kebersamaan, dan saling menguatkan antar sesama perempuan dalam menjalani kehidupan beragama. Wisata religi ini menjadi wujud nyata dari visi beliau untuk menjadikan setiap perjalanan sebagai sarana pembelajaran, kebersamaan, dan penyegaran suasana.

Kedatangan rombongan di Masjid Baitul Muttaqin, Bojonegoro, disambut dengan suasana yang damai dan menyejukkan hati. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, kehadiran di tempat ini menjadi momen berharga untuk merenungi sejarah, mendengarkan penjelasan dan tausiyah, beribadah bersama, hingga memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai luhur ajaran Islam yang diwariskan para ulama pendahulu. Setiap sudut tempat ini menyimpan kisah dan pelajaran, yang dikaji bersama agar semakin menumbuhkan rasa cinta dan pemahaman terhadap syariat agama. Sesuai dengan nama kelompok mereka “Tanwirul Qulub” yang bermakna penerang hati, kegiatan ini menjadi sarana untuk memahami dan menerangi hati melalui ilmu dan zikir.

Usai menuntaskan rangkaian kegiatan di Bojonegoro, perjalanan ini kemudian dilanjutkan menuju Kota Madiun. Wilayah ini dikenal memiliki banyak situs dan tempat ibadah bersejarah, yang dikunjungi untuk melakukan ibadah bersama, silaturahmi dengan tokoh agama setempat, serta saling berbagi ilmu dan pengalaman. Tidak kalah seru, kunjungan dilanjutkan ke Taman Wisata Madiun City Landmark, tempat yang unik dan menarik dengan replika Patung Liberty serta bangunan ikonik lainnya. Di sini, suasana kebersamaan semakin terasa hidup para ibu-ibu tampak sangat gembira berkeliling, berfoto bersama, dan menikmati keindahan taman yang tertata indah. Momen ini menjadi pelengkap yang indah untuk memperpanjang kebersamaan, melepas penat, serta memperluas wawasan dan pengalaman para anggota dalam suasana yang ceria dan menyenangkan.

Baca Juga :  BAZNAS Sinjai Melayat dan Memberikan Bantuan Kepada Korban MD di Duga di Tabrak Mobil Bus Maminasata

Salah satu jamaah Bu Mariyono, mengungkapkan kesan yang sangat mendalam setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Bagi beliau, perjalanan ini sangat berkesan dan membawa banyak kebahagiaan. “Saya merasa sangat bersyukur dan bahagia bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Mulai dari kunjungan di Bojonegoro, tiba di Madiun, hingga berwisata ke Madiun City Landmark, semuanya terasa indah dan menyenangkan sekali. Kesan saya, kebersamaan yang terjalin begitu erat, rasa kekeluargaan begitu terasa nyata, dan setiap ilmu serta pengalaman yang kami dapatkan sungguh berharga,” ungkap Bu Mariyono dengan nada gembira.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan pesan dan harapannya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Semoga kebersamaan dan persaudaraan yang sudah terjalin erat ini dapat terus dijaga dan senantiasa membawa manfaat. Semoga apa yang kami pelajari dan rasakan selama perjalanan ini bisa menjadi bekal berharga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya juga berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ketua dan seluruh pengurus yang telah bekerja keras mewujudkan perjalanan indah ini. Semoga Jamaah Tanwirul Qulub semakin maju dan bermanfaat,” tambahnya, mewakili perasaan antusiasme dan rasa syukur para peserta lainnya.

Suasana kekeluargaan semakin terasa kental sepanjang perjalanan dan di setiap lokasi yang dikunjungi. Para ibu-ibu yang hadir tampak begitu antusias dan bersemangat, menunjukkan bahwa semangat belajar, beribadah, dan menikmati kebersamaan tidak mengenal batas usia. Kebersamaan yang tercipta, canda tawa, serta rasa senasib sepenanggungan, menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan Islam telah hidup dan tumbuh subur di lingkungan Rangkah Rejo.

Baca Juga :  Polres Gresik Tingkatkan Karakter Dan Moralitas Melalui Binrohtal

Bu Isnan menyampaikan bahwa kegiatan wisata religi seperti ini merupakan bagian sangat penting dari proses pembinaan karakter dan keimanan. “Wisata religi bukan sekadar berjalan-jalan, melainkan kegiatan untuk menambah wawasan dan mempererat hubungan persaudaraan. Kami berharap, setiap langkah yang kami ambil mulai dari Bojonegoro hingga ke Madiun, setiap tempat bersejarah dan tempat wisata yang kami kunjungi, dapat membawa kesan indah dan perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan tempat kami tinggal,” ujarnya, mencerminkan visi yang luhur dari pengajian ini.

Sikap dan perilaku terpuji senantiasa tampak dalam setiap gerak dan langkah seluruh rombongan, baik saat berada di Bojonegoro maupun Madiun. Kedisiplinan, kesopanan, kerapian, serta adab yang luhur terjaga dengan baik, baik selama dalam perjalanan maupun saat berkunjung ke tempat ibadah maupun tempat wisata. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karakter dan penanaman akhlak mulia yang dilakukan secara berkelanjutan telah berjalan sangat baik dan melekat dalam diri setiap anggota. Kehadiran Jamaah Tanwirul Qulub menjadi contoh teladan peran strategis kaum perempuan dalam memajukan kualitas keagamaan di tengah masyarakat, berperan sebagai garda terdepan dalam mendidik dan membangun karakter keluarga, serta menjadi perekat utama yang memperkokoh kerukunan dan keharmonisan di lingkungan sekitar.

Kegiatan ditutup dengan rasa syukur dan kebahagiaan yang mendalam. Seluruh peserta kembali ke Surabaya membawa kenangan indah dari jejak kunjungan di dua kota, ilmu yang bertambah, wawasan sejarah yang meluas, serta semangat baru untuk kembali berkarya dan mengamalkan ilmu agama di rumah masing-masing. Keberhasilan kegiatan ini juga menjadi bukti kepedulian dan kekompakan warga, serta kemampuan pengurus di bawah pimpinan Bu Isnan dalam mengelola organisasi sosial keagamaan yang bermanfaat, berkesan mendalam, dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

Redaksi: Dedik Kurniawan

Artikel yang Direkomendasikan