Manado– Liputan Warta Jatim, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus, SE bersama Ketua TP-PKK Sulut Anik Yulius Selvanus menerima kunjungan jajaran PT. Indonesia Nippon Anugerah (INA) Grup di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Rabu (11/2/2026).
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari agenda Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara saat melakukan lawatan kerja ke Jepang beberapa waktu lalu.
Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, menandai langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemprov Sulut dan mitra internasional tersebut.
Dalam kesempatan itu, perwakilan INA Grup, Ken Hayama dan Romi Candra, memaparkan sejumlah potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Pemprov Sulut.

Bidang kerja sama yang ditawarkan meliputi pengiriman sumber daya manusia melalui program Magang ke Jepang, Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker), serta internship.
Selain itu, INA Grup juga membuka peluang kerja sama di sektor ekspor produk perikanan, khususnya lobster, penyediaan sumber daya mineral seperti emas, pengembangan sektor pariwisata, hingga investasi di berbagai bidang strategis.
Gubernur Yulius Selvanus SE menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, kerja sama internasional yang terukur dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu kunci percepatan pembangunan daerah.
“Khusus program magang dan Tokutei Ginou, ini menjadi peluang besar bagi generasi muda Sulawesi Utara untuk memperoleh pengalaman kerja internasional sekaligus meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal,” ujar Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulut berkomitmen membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan dengan mitra global, sepanjang sejalan dengan regulasi dan kepentingan daerah. Langkah ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulut memperluas jejaring kerja sama luar negeri, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi, pengembangan SDM, dan kemitraan internasional yang berkelanjutan.
Winsy.W





