Cilacap, Jawa Tengah (30/1/2026), – Liputan Warta Jatim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap menargetkan penerimaan siswa sekolah rakyat tahap I pada pertengahan tahun 2026 ini.
Sekolah rakyat ini bertujuan untuk membantu masyarakat kelompok miskin agar mendapatkan layanan pendidikan gratis, khususnya di wilayah kabupaten Cilacap.
Sekolah rakyat ini akan menampung sekitar 1.000 siswa, dimana warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kemiskinan desil 1 dan 2.
Pembangunan sekolah rakyat ini digarap oleh PT Wika seluas 5,5 hektare di wilayah Desa Jenang, Kecamatan Majenang, dengan anggaran senilai 210 miliar bersumber dari APBN.
Diharapkan pembangunan sekolah rakyat ini selesai di bulan Juni, dan di awal bulan Juli sudah masuk tahapan penerimaan murid.
Kepala Dinas Sosial PPA Cilacap, Moch Ichlas Riyanto, juga menyampaikan bahwa penerimaan siswa sekolah rakyat akan dilakukan secara online melalui Kementerian Sosial.
“Penerimaannya bisa melalui online Kementerian Sosial. Kalau Cilacap belum turun, kalau Kabupaten lain ada beberapa yang sudah turun untuk perekrutan, baik tenaga pendidik maupun pegawai,” ujarnya.
Ichlas juga menambahkan bahwa sekolah rakyat ini akan menyediakan fasilitas asrama, mushola, dan ruang sekolah untuk siswa.
“Disitu kan bentuknya asrama ya, jadi tidak hanya merekrut tenaga pendidik saja, tapi juga merekrut pegawai lain seperti juru masak, tukang bersih-bersih juga”, ujarnya.
Bowo






