Penyuluhan Hukum Dan Bahaya Narkoba Untuk Generasi Muda

Boyolali – Liputan Warta Jatim, Satgas TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0724/Boyolali melaksanakan penyuluhan Hukum dan Bahaya Narkoba yang bertempat di MA Negeri 2 Boyolali Dusun Jaweng Desa Pelem Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali. Rabu ( 22/05/24)

Penyuluhan Hukum dan Bahaya Narkoba tersebut bertujuan sebagai upaya pemerintah bersama TNI untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan Narkotika dan obat berbahaya lainnya yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi generasi muda dan masyarakat, serta mengajak masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah.

AKP Sugihantoro, SH M H selaku pemberi materi penyuluhan Hukum dan Bahaya Narkoba menegaskan agar pelajar jangan sampai coba-coba menggunakan narkoba jika tidak ingin terjebak dalam ketergantungannya.

Semoga penyuluhan hukum dan bahaya Narkoba ini dapat bermanfaat bagi generasi muda khususnya di sekolah ini, sehingga dapat menjaga generasi muda agar terhindar dari bahaya Narkoba dan selalu menjaga ketertiban dan keamanan dilingkungan sekolah ” tandasnya.

Baca Juga :  Kapolri dan Panglima TNI dan Para Menteri Pantau Jalur Mudik via Udara, Pastikan Lalu Lintas Lancar

Sementara Pasiter Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Sariyanto saat mendampingi kegiatan tersebut mengatakan, Penyuluhan ini merupakan salah satu program sasaran non fisik TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0724/Boyolali serta dalam rangka upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan Narkoba dan menjaga Keamanan dilingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD mengajak peran serta masyarakat untuk mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba, karena mencegah bukan hanya tugas TNI/Polri tetapi peran kita bersama,” ujarnya.

Ibu Diana Rosa salah satu guru MAN 2 Boyolali mengaku mengapresiasi giat TMMD berupa penyuluhan pencegahan narkoba menyasar para pelajarnya. “Sehingga pelajar kami benar-benar memahami bahaya narkoba yang sesungguhnya sehingga tidak terjerat di dalamnya,” ucapnya

Baca Juga :  Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan

Sebab kata dia harus diakui bahwa peredaran narkoba oleh para pengedar dan jaringannya sudah mulai dipasarkan ke seluruh lapisan masyarakat termasuk para pelajar.

“Dengan penyuluhan ini maka pelajar kami bisa benar-benar waspada dan mengerti untuk tidak terjerat dalam penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya

(Agus Kemplu/NH)

Artikel yang Direkomendasikan

Hadiri Penutupan Pleno Hima Persis, Kapolri: Mari Jaga Keberagaman Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045 Yogyakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri penutupan Musyawarah Pleno Nasional Hima Persis di Yogyakarta. Kehadiran Kapolri tersebut turut didampingi Astamaops Irjen. Pol. Verdianto Iskandar Bitticaca, Kadivpropam Irjen. Pol. Abdul Karim, Kadivhumas Irjen. Pol. Sandi Nugroho, dan Wakabaintelkam Irjen. Pol. Yuda Gustawan. Dalam sambutannya, Kapolri menekankan bahwa peran Hima Persis memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Hima Persis pun selama ini telah memiliki berbagai program yang sangat berpengaruh dalam menyukseskan visi misi memajukan negeri ini. “Banyak yang telah dibicarakan dalam pleno ini tentunya dan ini menjadi semangat bersama, yang penting isinya akan terus dikeluarkan oleh rekan-rekan di Hima Persis dalam rangka mempersiapkan diri dalam rangka menjadi pribadi-pribadi SDM yang unggul dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Sabtu (18/1/25). Menurut Kapolri, dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia, Hima Persis sangat memiliki peluang besar menjadi bagian mewujudkan SDM unggul demi Indonesia Emas. Bahkan, dalam berbagai tantangan ke depan di era digital saat ini, Hima Persis diharapkan menjadi agen-agen yang bisa membantu pemanfaatan internet secara positif. “Harapan saya tentunya temen-temen bisa menjadi duta-duta, agen-agen cooling system di ruang siber dan juga tentunya menyampaikan pesan agar jangan sampai saudara-saudara kita terbawa oleh hal-hal yang berdampak negatif karena perkembangan dunia maya,” ungkap Kapolri. Tak dipungkiri Kapolri, persoalan narkoba hingga kondisi global masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus dihadapi dengan kesigapan. Namun, jika berbicara kondisi global yang berdampak pada perekonomian bangsa, Hima Persis telah membuktikan peranannya demi menjaga stabilitas. Diketahui, Hima Persis telah memiliki progam penanaman bibit-bibit yang berdampak pada ketahanan pangan. Selain itu, terdapat program digitalisasi hingga pemberdayaan UMKM yang juga tak kalah pentingnya bagi kondisi di dalam negeri. “Kita harus terus menjadi pembelajar yang abadi, terus belajar sepanjang hayat. Selanjutnya tentunya nilai-nilai agama, karakter-karakter pribadi, berarti yang terus harus kita jaga untuk menghadapi berbagai macam godaan, berbagai macam hal-hal buruk,” jelas Kapolri Lebih lanjut Kapolri memaparkan, dirinya juga percaya bahwa dengan keberagaman di Indonesia, Hima Persis bisa selalu menyuarakan persatuan di tengah-tengah perbedaan. Dengan begitu, apa yang menjadi pekerjaan rumah bersama dan visi misi bangsa, bisa dapat terwujud. “Saya titip rekan-rekan untuk terus menjaga keberagaman yang ada menjadi satu kekuatan besar untuk bisa mencapai cita-cita kita menjadi Indonesia maju Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Kapolri.