Minut – Liputan Warta Jatim, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Perdagangan, bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Biru, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pengenalan Produk Unggulan Daerah sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan meningkatkan nilai ekonomi produk khas daerah. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (03/12/2025) di Desa Pulisan, Kecamatan Likupang Timur.
Program ini dirancang untuk memperkuat perekonomian lokal, memberdayakan UMKM, serta mempertegas identitas daerah lewat produk-produk yang memiliki keunikan dan potensi pasar.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari banyaknya peserta yang hadir dan keinginan kuat mereka untuk menampilkan produk unggulan dari masing-masing desa.

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, melalui Kepala Dinas Perdagangan Drs. Sinpersli M. Tapada, M.Sc, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Tapada menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk hadirnya pemerintah untuk memastikan masyarakat khususnya di empat desa sekitar KEK Likupang: Desa Pulisan, Desa Kinunang, Desa Marinsow, dan Desa Maen dapat merasakan manfaat nyata dari program pembangunan dan pengembangan ekonomi kreatif.
Beragam produk unggulan ditampilkan dalam kegiatan ini, mulai dari kerajinan tangan, makanan khas, hingga kuliner yang telah dikemas secara modern.

Beberapa produk bahkan telah menembus pasar internasional melalui pameran maupun permintaan khusus, seperti NIO’S dan Wale Gonofu Pinenek, yang menjadi bukti kualitas dan daya saing UMKM Minahasa Utara.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan kapasitas produk agar mampu bersaing baik di pasar nasional maupun global.
Pemerintah berharap langkah ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sekaligus memperkuat citra Minahasa Utara sebagai daerah yang kaya budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi.
Winsy.W





