Ngawi – Liputan Warta Jatim, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Kabupaten Ngawi, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan diikuti sebanyak 60 penulis, guru, pustakawan, siswa dan pegiat literasi yang tertarik mengembangkan keterampilan menulis mereka dengan memanfaatkan kekayaan budaya lokal sebagai sumber inspirasi.
Tengsoe Tjahjono sebagai pemateri menilai bahwa pelatihan penulisan esai berbasis budaya lokal Ngawi sebagai ruang kreatif sekaligus reflektif yang menghubungkan kemampuan literasi dengan kesadaran kultural.
“Pelaksanaannya dilaksanakan secara kontekstual: dimulai dari pengenalan khazanah budaya lokal (tradisi, kuliner, sejarah, dan praktik sosial), dilanjutkan dengan observasi langsung atau eksplorasi lapangan, lalu diolah menjadi gagasan esai yang kritis dan personal,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (22/4/2027).

“Proses ini tidak hanya menekankan teknik menulis, tetapi juga kepekaan membaca realitas lokal sebagai sumber pengetahuan yang hidup,” imbuh penyair ini.
Sastrawan dan Dosen inipun berharap bahwa dengan melalui Bimtek Kepenulisan akan lahirlah penulis-penulis muda yang mampu mengartikulasikan identitas lokal Ngawi secara reflektif, argumentatif, dan estetis.
Dimana Pelatihan tersebut akan bisa menjadi langkah strategis untuk merawat ingatan kolektif, memperkuat kebanggaan daerah, sekaligus mengasah daya kritis generasi penulis masa depan.

“Sehingga esai-esai yang dihasilkan nantinya tidak berhenti sebagai tugas pelatihan, melainkan menjadi kontribusi nyata dalam memperkaya wacana kebudayaan lokal di ruang publik,” pungkas Tengsoe.





