Sidoarjo – Liputan Warta Jatim. Segenap Keluarga besar Shiddiqiyyah telah kehilangan seorang Pejuang yang tangguh dan rajin aktif sebagai bendahara 2 PCTA Indonesia dan bendahara Dhibra Pusat, selain gigih dan tangguh beliau almarhum Sunarto selalu mengikuti kegiatan-kegiatan di lingkungan Shiddiqiyyah ataupun PCTA Indonesia juga terkenal keramahannya dengan siapapun sehingga pagi hari mendengar berita kepulangannya sangat mengagetkan setengah tidak percaya dengan berita itu namun setelah cek penelusuran ternyata benar adanya Bapak Sunarto telah pulang ke Rahmatullah akibat kecelakaan lalu lantas.
Cahyo Sudarso sekjen DPD PCTA Indonesia Jawa Timur sebagai nara sumber yang bisa dipercaya setelah menghubungi teman menjelaskan bahwa almarhum Sunarto benar telah meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di daerah tol Nganjuk bahkan sempat mendapatkan bukti vidio kecelakaan yang terjadi di lokasi serta penjelasan dari pihak yang ada di Nganjuk mobil yang di kendarai posisinya rengsek / rusak parah, terangnya meyakinkan, Senin, 17 november 2025.

Segenap warga Shiddiqiyyah dan pengurus di lingkungan Shiddiqiyyah dari pusat setelah mendengar berita kebenaran bahwa almarhum Sunarto telah pulang ke Rahmatullah pagi hari pukul 09.00 WIB, Sudah banyak yang datang di rumah duka dan juga teman kerja dari Gresik berdatangan
Sebelumnya diadakan sholat jenazah terlebih dulu doa Kautsaran yang ditujukan almarhum Sunarto seluruh Walitalkin yang hadir dan warga Shiddiqiyyah sekitarnya di pimpin oleh Halal Muchyiddin. Selanjutnya sholat jenazah bersama.
Halaj Muchyiddin yang kebetulan juga datang di rumah duka mewakili keluarga mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh takziah yang datang bila almarhum Sunarto punya kesalahan dan kekhilafan mohon untuk dimaafkan,” harapnya.
Masih kata Hallaj Muchyiddin meneruskan pesan sebelum pemberangkatan menuju pemakaman pesan terakhir bahwa almarhum Sunarto selama ini baik semoga segala amal baiknya diterima disisinya dan segala dosanya diampuni, tambahnya disambut Aamin oleh para takziah yang datang. Dan diadakan doa Kautsaran selama 7 hari bagi yang longgar di mohon hadir.
Djoko Hermanto ketua DPP Orshid pusat beserta segenap para Walitalkin pusat dan warga Shiddiqiyyah Surabaya dan Sidoarjo banyak yang datang ke rumah duka hingga mengantar ke pemakaman tak ketinggalan dari tim Media juga datang.
Darto





