CILACAP, – Liputan Warta Jatim, Koperasi Konsumen Pegawai Republik Indonesia (KKPRI) Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Tutup Buku 2025 pada Kamis (12/2). Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi koperasi untuk melaporkan pertanggungjawaban kinerja sekaligus merancang strategi bisnis di tahun mendatang.
Ketua KKPRI Ikhlas Cilacap, Nasrun Anwar Hidayat, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme anggota yang hadir. Tercatat sekitar 80% dari total 896 anggota aktif berpartisipasi dalam agenda tahunan ini.
Meskipun menghadapi berbagai dinamika ekonomi, Nasrun menyatakan bahwa kinerja koperasi tetap stabil dan terkendali.
Pendapatan Bersih: Koperasi berhasil membukukan laba bersih sekitar Rp 3,4 miliar. Investasi Baru: Tahun lalu, koperasi melakukan ekspansi besar dengan membuka Permata Inn Hostel yang berlokasi di kawasan Jl. Perwira (pusat kuliner Cilacap). Hotel ini telah beroperasi melalui jaringan RedDoorz dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp.200.000 per malam.
Target 2026: Untuk tahun buku berjalan, pengurus menargetkan kenaikan pendapatan sebesar 5%, setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan sekitar 2% akibat kebijakan pengendalian likuiditas untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan keuangan koperasi dan pemenuhan kebutuhan anggota.
Nasrun menekankan bahwa komitmen koperasi bukan hanya pada pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), melainkan juga pada manfaat langsung bagi anggota yang berstatus pegawai Kemenag ini.
“Kami memberikan benefit dalam bentuk pendidikan (diklat) gratis bagi anggota, pemberian bingkisan hari raya (natura), hingga pengadaan pakaian dinas yang dianggarkan dari koperasi,” ujar Nasrun.
Rencana Masa Depan: Tabungan Gramasi
Menanggapi tren kenaikan harga emas, pengurus KKPRI Ikhlas berencana menjajaki kerja sama dengan lembaga keuangan Bank Bullion seperti BSI, atau Pegadaian untuk menghadirkan program Tabungan Gramasi (Emas). Program ini dipandang sebagai portofolio yang aman untuk menjaga nilai aset anggota di masa depan.
Bowo





