Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Hadiri Peringatan 30 Tahun Pengabdian AKABRI 94

Jakarta – Liputan Warta Jatim, Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menghadiri pelaksanaan bakti sosial (Baksos) dan bakti kesehatan (Bakes) dalam rangka memperingati 30 tahun pengabdian AKABRI ’94. Aksi kemanusiaan ini bertajuk “30 Tahun Pengabdian Palagan 94, Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” yang merupakan implementasi semangat tak pernah padam dalam memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik untuk masyarakat.

Rangkaian Baksos dan Bakes kali ini dilaksanakan selama 37 hari sejak 10 Mei-15 Juni 2024. Peringatan pengabdian AKABRI ’94 ini turut digelar secara serentak di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Papua, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Maluku Utara, Jawa Barat, Yogyakarta, Jakarta, Bangka Belitung, Bali, Sumatera Utara, Jambi, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan dan Jawa Tengah. Salam Nawa Cita Polri Presisi

Baca Juga :  Jogo Jatim : Polres Madiun Kota Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh

(FRN-RED)

Artikel yang Direkomendasikan

Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Demi Beri Jaminan Perlindungan Kaum Buruh Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembentukan Desk Ketenagakerjaan. Pembentukan desk ini diharapkan bisa menjadi salah satu wadah untuk menyelesaikan sengketa industri, serta sengeketa tenaga kerja antara perusahaan dan tenaga kerja. Jenderal Sigit mengemukakan, Desk Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk keberpihakan Polri terhadap permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan yang selama ini selalu terjadi. Persoalan-persoalan yang muncul pun tak terlepas dari kondisi dan dinamika global. “Dan tentunya dengan desk ini kita harapkan bahwa ada saluran bagi rekan-rekan tenaga kerja, rekan-rekan buruh untuk menyampaikan apa yang selama ini menjadi keluhannya,” ungkap Kapolri di Rupatama, Senin (20/1/25). Menurutnya Kapolri, desk ini akan bekerja mulai dari menerima laporan, melaksanakan gelar, dilanjutkan dengan mediasi. “Dan kalau kemudian ini juga tidak terjadi maka pilihan penegakan hukum sebagai ultimum remedium,” ujar Jenderal Sigit. Dengan adanya desk ini, ujar Kapolri, diharapkan bisa menjadikan kaum buruh dan tenaga kerja semakin terlindungi. Selain itu, diharapkan desk ini dapat menciptakan lingkungan industri yang sehat dan membawa Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi 8% ke depannya. Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengaku mendukung penuh pembentukan Desk Ketenagakerjaan ini. Ia bahkan mengapresiasi Polri atas pembentukan desk tersebut. “Ini adalah suatu kolaborasi yang luar biasa dan ini memang yang diharapkan oleh pak presiden kepada semua stakeholders, kementerian bagaimana kolaborasi itu harus ada,” ungkapnya. Desk Ketenagakerjaan Polri ini, ujarnya, menjadi satu bagian dari sebuah ekosistem utuh bagaimana wujud negara hadir. Hal ini pun semata-mata demi mewujudkan ketenangan kepada pekerja dan memberikan kepastian hukum.