MINAHASA- Liputan Warta Jatim, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Desa Bersatu Provinsi Sulawesi Utara, dengan dukungan Anggota DPD RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, bersinergi dan berkolaborasi bersama Perum Bulog serta pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian nyata dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pelaksanaan GPM berlangsung pada Kamis (18/12) dan dipusatkan di tiga desa. Lokasi pertama bertempat di Desa Kembuan Satu, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Senator Stefanus BAN Liow didampingi Sekretaris Desa Bersatu Sulut Luky Kasenda, SE, MSi, serta disambut Hukum Tua Desa Kembuan Satu Marlon Nender, yang juga Pengurus APDESI Minahasa.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan ke Desa Rerer. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Hukum Tua Rerer Endang Loing, yang juga menjabat Bendahara APDESI Sulut sekaligus Pengurus Desa Bersatu Sulut. Turut hadir sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Drs. Welly Mangi, perangkat desa, serta masyarakat Desa Rerer dan Desa Rerer Satu yang antusias memanfaatkan program pangan murah tersebut.

Selanjutnya, GPM berlanjut ke Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara. Di lokasi ini, Senator Stefanus BAN Liow didampingi Wakil Ketua Bidang I DPD Desa Bersatu Sulut Sonny Pondalos, SE, serta Wakil Sekretaris Richard Puili, dan disambut Hukum Tua Desa Esandom Ronny Rumbay, yang juga Pengurus Desa Bersatu Kabupaten Minahasa Tenggara.
Pada ketiga lokasi pelaksanaan GPM, masing-masing Hukum Tua Marlon Nender, Endang Loing, dan Ronny Rumbay menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Senator Stefanus BAN Liow yang juga menjabat Ketua DPD Desa Bersatu Sulut, atas perhatian dan kepeduliannya dalam membantu meringankan beban kebutuhan pangan masyarakat desa.
Sementara itu, Senator Stefanus BAN Liow menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan strategis, seperti beras, minyak goreng, dan gula, sekaligus menekan potensi inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan jangkauan program di tengah proses penyerapan aspirasi masyarakat.
“Meski belum sepenuhnya menjangkau semua pihak, kami berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat memberi manfaat nyata serta menjadi wujud kebersamaan dan solidaritas dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa,” pungkas Senator Stefanus BAN Liow.
Winsy.W






