Ditutup Kasal, Komandan Puspenerbal Hadiri Tupdik dan Wisuda Sarjana Taruna AAL Angkatan ke-70 dan 71 TA. 2025

Surabaya – Liputan Warta Jatim, Komandan Pusat Penerbangan TNl Angkatan Laut (Danpuspenerbal), Laksda TNl Bayu Alisyahbana didampingi Ny. Dicca Bayu menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Sarjana Taruna Angkatan ke-70 dan 71 TA. 2025 yang dipimpim Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhamad Ali di Gedung Maspardi AAL, Bumimoro, Surabaya pada Kamis (10/7/2025).

Upacara Tupdik dan Wisuda Sarjana Taruna TA. 2025 ini diikuti Taruna AAL Angkatan ke-70 yang terdiri dari 182 Taruna pria dan 10 Taruna Wanita serta Taruna AAL Angkatan ke-71 yang terdiri dari 228 Taruna pria dan 13 Taruna wanita.

Upacara penutupan pendidikan (Tupdik) dan Wisuda ditandai dengan pengalungan samir (kalung wisuda) kepada para wisudawan oleh Kasal. Sementara itu, penyerahan ijazah tanda lulus kepada para Taruna oleh Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksda TNI Dato Rusman S.N dan ucapan selamat atas kelulusan para Taruna dari Ibu Taruna AAL Ny. Fera Muhammad Ali dan Ibu Asuh Taruna AAL Ny. Fara Dato Rusman S.N.

Dengan berakhirnya pendidikan tersebut, maka 432 alumni Lembaga Pendidikan AAL ini, berhak menyandang gelar S.Tr (Han) (Sarjana Terapan Pertahanan) dengan lima Program Pendidikan, yaitu Korps Pelaut dengan Program Pendidikan (Prodik) Manajemen Pertahanan Matra Laut, Korps Teknik dengan Prodik Teknik Mesin Kapal Perang, Korps Elektro dengan Prodik Teknik Elektronika Kapal Perang, Korps Suplai dengan Prodik Manajemen Logistik dan Keuangan Matra Laut, serta Korps Marinir dengan Prodik Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat.

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Hadiri Peringatan 30 Tahun Pengabdian AKABRI 94

Para Taruna AAL yang dinyatakan lulus tersebut dari Angkatan ke-70 terdiri dari 65 orang Korps Pelaut, 32 orang Korps Teknik, 25 orang Korps Elektronika, 21 orang Korps Suplai, dan 49 orang Korps Marinir.

Sedangkan Taruna Angkatan ke-71 terdiri dari 77 orang Korps Pelaut, 44 orang Korps Teknik, 35 orang Korps Elektronika, 28 orang Korps Suplai, dan 57 orang Korps Marinir.

 

 

 

Taruna yang mengikuti penutupan Pendidikan dan Wisuda ini adalah para Taruna yang telah berhasil dididik, dilatih, dibina, diasuh, dan digembleng baik fisik, mental maupun akademik selama empat tahun di Kampus AAL, Bumimoro, Surabaya.

Berhak menyandang sebagai lulusan terbaik Angkatan ke-70 masing-masing Korps dan mendapat piagam penghargaan yaitu: Korps Pelaut Sermatar (P) Menanda Putra Duta, S.Tr (Han), Korps Teknik Sermatar (T) Erlangga Adji Pangestu, S.Tr (Han), Korps Elektronika Sermatar (E) Viarmada Marino Waliadi, S.Tr (Han), Korps Suplai Sermatar (S) Regan Risky Surendra, S.Tr (Han), dan Korps Marinir Sermatar (M) Tri Sakti Paku Rimba Suriyadi Putra, S.Tr (Han).

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Jembatan Garuda Perintis Yang Akan Dibangun, Danrem 081/DSJ Bersinergi Dengan Dandim 0808/Blitar

Berhak menyandang sebagai lulusan terbaik Angkatan ke-71 masing-masing Korps dan mendapat piagam penghargaan yaitu: Korps Pelaut Sermatar (P) Dhimas Yogananta Ernanto, Korps Teknik Sermatar (T) Aryya Handaru, Korps Elektronika Sermatar (E) Muh Hilal Satria Wirayuda, Korps Suplai Sermatar (S) Tiara Nur Haliza Putri, dan Korps Marinir Sermatar (M) Utbah Alif Erfanto.

Sedangkan yang berhasil keluar sebagai lulusan terbaik AAL Angkatan ke-70, serta berhak mendapatkan penganugerahan Bintang Adhi Makayasa adalah Sermatar (P) Menanda Putra Duta, S.Tr (Han), dan yang berhasil keluar sebagai lulusan terbaik AAL Angkatan ke-71, serta berhak mendapatkan penganugerahan Bintang Adhi Makayasa adalah Sermatar (T) Aryya Handaru.

TNI AL Puspenerbal

Publisher :  Warno

Artikel yang Direkomendasikan

*Pj. Wali Kota Malang Apresiasi Turnamen Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024* KOTA MALANG – Pertama kali di Indonesia sebuah kompetisi sepak bola amputasi di gelar oleh Polresta Malang Kota di Lapangan Stadion Gajayana, Minggu (16/06/2024). Kompetesi yang memperebutkan Piala Kapolresta Malang Kota Cup 2024 tersebut diinisiasi oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke – 78. Kombes Pol Budi Hermanto yang dikenal juga sebagai Bapak Disabilitas itu mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kaum difabel untuk menunjukan bakat mereka. Kompetisi yang bertajuk Fourfeo Sepakbola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 ini diikuti oleh 4 tim dari 4 wilayah di Jawa Timur yaitu Malang Raya, Surabaya, Jember dan Madura. Pertandingan Fourfeo itu juga telah disiapkan secara matang oleh Panitia, termasuk dari segi keselamatan. “Alhamdulillah, seluruh peserta tiba di Kota Malang dengan keadaan selamat dan bertanding secara sehat,” ungkap Kombes Budi Hermanto. Sementara itu Pejabat ( Pj) Wali Kota Malang Dr.Ir. Wahyu Hidayat,MM yang menyaksikan pertandingan tersebut bersama Dandim 0833/Kota Malang,Letkol Arm.Aris Gunawan,M.Han memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang diinisiasi Polresta Malang Kota itu. “Ini luar biasa, kita akan mendukung penuh sepak bola amputasi karena memang teman – teman difabel ini bukan hanya berolahraga tapi bisa memupuk kebersamaan dan diberi kesempatan untuk menunjukan kemampuan mereka di bidang olahraga,”kata Wahyu Hidayat. Pj.Wali Kota juga mengatakan bahwa pihaknya telah berpesan kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet terutama dalam pembinaan. “Saya apresiasi Polresta Malang Kota atas ide pertandingan olahraga sepak bola Amputasi ini dan bukan tidak mungkin kedepannya pemerintah Kota Malang akan memfasilitasi atlet difabel untuk menemukan bibit – bibit atlet sepak bola amputasi,”pungkas Pj.Wali Kota Malang. Pertandingan yang dilaksanakan sebanyak 6 sesi dengan durasi 2 × 15 menit ini berlangsung secara aman dan kondusif. Adapun urutan dari setiap peraih penghargaan diantaranya Persaid Jember dengan 7 poin sebagai pemenang juara pertama dan mendapatkan uang pembinaan senilai 7,5 juta. Kemudian posisi kedua diduduki oleh Persas Surabaya dengan 6 poin membawa pulang uang pembinaan senilai 5 juta, posisi ke 3 ditempati sang tuan rumah Persama Malang dengan 2 poin dan membawa uang pembinaan sejumlah 2,5 juta. Sedangkan yang datang dari jauh Persam Madura membawa pulang kategori Fair Play senilai 2 juta. Ketua Persama, Sueb (52) merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolresta Malang Kota yang bersedia memberikan seluruh dukungan baik segi materil dan moril dalam penyelenggaraan Fourfeo ini. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Budi Hermanto atas seluruh sumbangsih dalam pelaksanaan kompetisi ini,”ungkap Sueb. Ia berharap semoga kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh institusi Polri ini dapat berlangsung kembali di lain waktu dan dapat dicontoh oleh instansi lain. (*)