Diresmikan Kasal, Komandan Puspenerbal Hadiri Peresmian Lapbak Kodiklatal Berkemampuan ITMS

Surabaya – Liputan Warta Jatim, Komandan Puspenerbal, Laksda TNl Sisyani Jaffar menghadiri peresmian Fasilitas Lapangan Tembak (Lapbak) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali pada Rabu (4/12/2024).

Fasilitas Lapangan Tembak Kodiklatal yang diresmikan Kasal ini, akan diguna sebagai sarana dan prasarana latihan bagi prajurit serta calon prajurit TNI AL dilengkapi dengan Integrated Tactical Marksmanship System (ITMS).

ITMS merupakan standar industri dalam aplikasi perangkap peluru baja yang modern, dilengkapi dengan sistem penghisap timah paling maju, paling efektif dan paling aman.

Hal tersebut menjadikan pilihan unggul untuk lapangan tembak, dimana keamanan, kehandalan, perawatan sederhana dan pengoperasian yang mudah adalah prioritas utamanya.

ITMS sendiri merupakan peralatan bantu giat tembak pistol dan senapan dengan tiga mode target yaitu Retriever Target, Moving Target dan Pop Up Target.

Setiap lessan terdapat kamera, sehingga petembak dapat mengetahui hasil tembakan yang dikirim secara wireless ke tablet yang berada dekat petembak.

Baca Juga :  *Polres Bangkalan Amankan Mahasiswa Aniaya Kekasihnya di Madura* BANGKALAN - Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Bangkalan Madura, ditetapkan tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang wanita kekasihnya. Hal itu setelah penyidik Polres Bangkalan memeriksa beberapa saksi atas dugaan penganiayaan oleh tersangka kepada kekasihnya yang videonya sempat viral di media sosial pada Sabtu kemarin (21/09/2024). Penganiayaan terhadap korban dilakukan di depan rumah kos mahasiswi. Dari video amatir milik warga, korban dan pelaku terlihat berbincang berdua di depan pagar rumah. Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, pelaku penganiayaan yang berinisial AF (20 tahun) berasal dari Kecamatan Creme, Kabupaten Gresik. Menurut AKBP Febri, korban melapor kepada Polisi Satu hari pasca kejadian yakni Minggu (22/09). "Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan penyelidikan, Satreskrim Polres Bangkalan langsung melakukan penangkapan terhadap AF pada Senin kemarin (23/09) di tempat kos pelaku," terang AKBP Febri, Selasa (24/9). Lebih lanjut Kapolres Bangkalan mengatakan jika tersangka telah melakukan kekerasan fisik kepada korban yang diketahui berinisial DSY karena emosi akibat korban yang tidak mengangkat telepon pelaku. "Berdasarkan penuturan tersangka kepada kami, AF melakukan penganiayaan ini karena pelaku emosi kepada korban karena dihubungi melalui telpon dan WhatsApp tidak ada respon," jelasnya. Karena emosi, AF mendatangi tempat kos korban dan langsung menyeret korban, menginjak, dan terus memukuli korban. Saat ini, AKBP Febri mengatakan jika korban mengalami trauma psikis yang cukup hebat akibat kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan pihak kampus, terdapat banyak bekas kekerasan fisik yang ditemukan di tubuh korban. "Pengakuan pelaku, AF telah melakukan penganiayaan ini sebanyak 4 kali hingga yang terakhir akhirnya dilaporkan ke Polisi," kata AKBP Febri. Akibat perbuatannya tersebut, AF harus mendekam di balik jeruji besi dan dikenakan sanksi pidana yakni pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara. ( *)

Manfaat dan fungsi ITMS merupakan efisiensi tempat yang dapat digunakan sebagai lapangan tembak dan meningkatkan keamanan/recoilset peluru pada saat melaksanakan latihan menembak.

Selain untuk menjaga keamanan dalam latihan menembak, sarana ini juga dapat digunakan untuk latihan menembak reaksi baik pistol maupun senapan, sehingga latihan menembak lebih efektif dan aman.

Fasilitas latihan yang diberi nama Berfin Tambunan diambil dari nama Kapten Marinir Berfin Tambunan, seorang Perwira Marinir TNI AL yang berasal dari Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara.

Untuk mengenang jasa-jasanya serta dedikasinya kepada TNI AL, TNI, Bangsa dan Negara, nama Kapten Mar (Purn) Berfin Tambunan, diabadikan menjadi nama Lapangan Tembak Pistol Markas Komando Kodiklatal.

Lapangan Tembak Berfin Tambunan Kodiklatal yang dibangun mulai awal Maret 2024 oleh PT. Multi Indo Sentosa ini memiliki Luasan Bangunan Utama 11 meter x 23 meter, memiliki dimensi Lapangan Tembak 12 meter x 25 meter, Ruang Penangkap Peluru 12 meter x 9 meter, serta dilengkapi fasilitas Parkir 12 meter x 25 meter.

Baca Juga :  Babinsa Gotong Royong Renovasi Rumah Warga, Tunjukkan Kepedulian TNI

Dalam peresmian tersebut, Kasal melaksanakan penekanan sirine, dilanjutkan penandatanganan prasasti di dampingi oleh Wakil Kepala Staf TNI Ankatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma, Dankodiklatal, Kadissenlekal, Kadispisial dan Direktur PT Multi Indo Sentosa.

Pada kesempatan ini, Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali juga berkesempatan melaksanakan Pemberian Tali Asih kepada perwakilan keluarga Kapten Marinir Berfin Tambunan.

Selain peresmian Lapangan Tembak Berfin Tambunan Kodiklatal, Kasal juga meresmikan renovasi Masjid Al Akbar yang berlokasi di Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) Juanda Sidoarjo. Masjid Al Akbar ini mampu menampung 250 Jamaah untuk melaksanakan kegiatan Ibadah. (Red)

 

Artikel yang Direkomendasikan