Banyuwangi Darurat Jalan Rusak, Opsen PKB di Pungut, Perbaikan Jalan di Pertanyakan?

BANYUWANGI – Liputan Warta Jatim, Kondisi sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi dikeluhkan masyarakat. Banyak titik jalan dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari berlubang hingga bergelombang, yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Sejumlah warga menyebut kerusakan jalan tidak hanya terjadi di wilayah pinggiran, tetapi juga pada ruas jalan yang cukup padat dilalui kendaraan setiap hari.

Keluhan masyarakat pun bermunculan di media sosial hingga forum warga. Mereka mempertanyakan upaya perbaikan jalan serta penggunaan anggaran yang bersumber dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang seharusnya ikut menopang pembangunan infrastruktur daerah.

Salah satu warga Banyuwangi mengungkapkan bahwa kerusakan jalan sudah cukup lama terjadi namun belum terlihat perbaikan yang signifikan.

Baca Juga :  Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur Road To Monas

“Banyak jalan berlubang yang membahayakan pengendara, terutama malam hari.

Harapannya segera ada penanganan dari pemerintah,” ujarnya.
Diketahui, opsen PKB merupakan tambahan pungutan pajak kendaraan bermotor yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Kebijakan ini diharapkan mampu mendukung pembangunan, termasuk pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan.

Namun kondisi jalan yang masih rusak di sejumlah titik membuat sebagian masyarakat mempertanyakan sejauh mana realisasi penggunaan anggaran tersebut.

Sejumlah kalangan juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi serta mempercepat program perbaikan infrastruktur jalan, mengingat mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi sangat bergantung pada kondisi jalan yang layak.

Hingga berita ini ditulis, masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan terhadap ruas jalan rusak serta memberikan penjelasan terkait pemanfaatan anggaran yang bersumber dari opsen PKB.

Baca Juga :  Menyambut HUT RI ke-80 AWOS Buka Gerai Bendera 

Team

Artikel yang Direkomendasikan