Babinsa Berjibaku, Bantu Petani Panen Padi di Tengah Musim Panen 

Sragen – Liputan Warta Jatim, Musim panen tiba, para petani di wilayah Dk. Gembong Desa Saradan sibuk memanen hasil jerih payah mereka. Di tengah kesibukan tersebut, Sertu Joko Priyanto Babinsa Desa Saradan Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen, hadir membantu para petani dalam proses panen padi. Selasa ( 30/07/2024 )

Sertu Joko turun langsung ke sawah dan ikut membantu para petani memotong padi, mengikat, dan mengangkut hasil panen. Ia juga memberikan semangat dan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam bekerja.

“Saya ikut membantu para petani panen padi karena saya ingin merasakan langsung kesulitan yang mereka hadapi, Saya ingin membantu meringankan beban mereka dan memastikan hasil panen mereka melimpah ” Ujar Babinsa.

Baca Juga :  Disabilitas Dalam Mobilitas Disediakan SIM D dan D1

Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka. Mereka merasa terbantu dengan bantuan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan bantuan Pak Babinsa. Beliau sangat peduli dengan kami para petani,” ungkap Pak Supono, salah seorang petani yang dibantu oleh Babinsa.

Joko menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. TNI selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain membantu panen padi, Babinsa juga memberikan edukasi kepada para petani tentang pentingnya menjaga kualitas hasil panen dan memilih bibit unggul. “Saya ingin para petani dapat meningkatkan hasil panen mereka dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” Pungkas Babinsa.

Baca Juga :  Babinsa Bendan Hadiri Doa Bersama Bersih Desa

(Agus Kemplu/NH)

Artikel yang Direkomendasikan

*Pj. Wali Kota Malang Apresiasi Turnamen Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024* KOTA MALANG – Pertama kali di Indonesia sebuah kompetisi sepak bola amputasi di gelar oleh Polresta Malang Kota di Lapangan Stadion Gajayana, Minggu (16/06/2024). Kompetesi yang memperebutkan Piala Kapolresta Malang Kota Cup 2024 tersebut diinisiasi oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke – 78. Kombes Pol Budi Hermanto yang dikenal juga sebagai Bapak Disabilitas itu mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kaum difabel untuk menunjukan bakat mereka. Kompetisi yang bertajuk Fourfeo Sepakbola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 ini diikuti oleh 4 tim dari 4 wilayah di Jawa Timur yaitu Malang Raya, Surabaya, Jember dan Madura. Pertandingan Fourfeo itu juga telah disiapkan secara matang oleh Panitia, termasuk dari segi keselamatan. “Alhamdulillah, seluruh peserta tiba di Kota Malang dengan keadaan selamat dan bertanding secara sehat,” ungkap Kombes Budi Hermanto. Sementara itu Pejabat ( Pj) Wali Kota Malang Dr.Ir. Wahyu Hidayat,MM yang menyaksikan pertandingan tersebut bersama Dandim 0833/Kota Malang,Letkol Arm.Aris Gunawan,M.Han memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang diinisiasi Polresta Malang Kota itu. “Ini luar biasa, kita akan mendukung penuh sepak bola amputasi karena memang teman – teman difabel ini bukan hanya berolahraga tapi bisa memupuk kebersamaan dan diberi kesempatan untuk menunjukan kemampuan mereka di bidang olahraga,”kata Wahyu Hidayat. Pj.Wali Kota juga mengatakan bahwa pihaknya telah berpesan kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet terutama dalam pembinaan. “Saya apresiasi Polresta Malang Kota atas ide pertandingan olahraga sepak bola Amputasi ini dan bukan tidak mungkin kedepannya pemerintah Kota Malang akan memfasilitasi atlet difabel untuk menemukan bibit – bibit atlet sepak bola amputasi,”pungkas Pj.Wali Kota Malang. Pertandingan yang dilaksanakan sebanyak 6 sesi dengan durasi 2 × 15 menit ini berlangsung secara aman dan kondusif. Adapun urutan dari setiap peraih penghargaan diantaranya Persaid Jember dengan 7 poin sebagai pemenang juara pertama dan mendapatkan uang pembinaan senilai 7,5 juta. Kemudian posisi kedua diduduki oleh Persas Surabaya dengan 6 poin membawa pulang uang pembinaan senilai 5 juta, posisi ke 3 ditempati sang tuan rumah Persama Malang dengan 2 poin dan membawa uang pembinaan sejumlah 2,5 juta. Sedangkan yang datang dari jauh Persam Madura membawa pulang kategori Fair Play senilai 2 juta. Ketua Persama, Sueb (52) merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolresta Malang Kota yang bersedia memberikan seluruh dukungan baik segi materil dan moril dalam penyelenggaraan Fourfeo ini. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Budi Hermanto atas seluruh sumbangsih dalam pelaksanaan kompetisi ini,”ungkap Sueb. Ia berharap semoga kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh institusi Polri ini dapat berlangsung kembali di lain waktu dan dapat dicontoh oleh instansi lain. (*)