Sidoarjo Menggambar : Menggali Potensi Seni Sebagai Pondasi Karakter Generasi Penerus

SIDOARJO – Liputan Warta Jatim,  Kegiatan seni pertunjukan bertajuk “Sidoarjo Menggambar: Mewarnai Kota dengan Seni” resmi digelar di Dekesda Art Center, Minggu, 24 Mei 2026. Mengusung tema “Bangkitkan Semangat Menggambar”, acara ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, perupa, maupun masyarakat pencinta seni, dengan tujuan utama menanamkan dan melatih bakat seni pada generasi muda, mulai dari usia dini hingga dewasa, mengingat menggambar merupakan salah satu pilar utama dalam dunia seni rupa.

Dalam sambutannya, Dr. Benjamin Kristianto, M.Kes., Ph.D., anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Gerindra yang bertugas di Komisi E, menegaskan pentingnya peran seni dalam pembentukan karakter manusia. Menurutnya, otak manusia memiliki dua sisi yang harus berjalan seimbang: sisi logika dan sisi seni. Keseimbangan inilah yang nantinya akan membentuk jiwa dan kepribadian yang utuh, sehingga ketika generasi muda kelak menjadi tokoh masyarakat, mereka tetap memiliki landasan moral dan keseimbangan batin yang kuat, tidak tergelincir dari nilai-nilai yang benar.

Baca Juga :  Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran DD/ADD Desa Sumberanom

“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda saat ini tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa seni yang tinggi, sehingga siap menjadi penerus bangsa yang berkualitas dan berkarakter. Kinerja panitia dalam menyusun dan melaksanakan acara ini sungguh luar biasa. Kami berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sidoarjo,” ujar Dr. Benjamin.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah berekspresi, tetapi juga sarana edukasi yang terbuka dan gratis bagi seluruh peserta. Panitia telah menyediakan media berupa kain lukis dan kertas sketsa, sementara peserta dibebaskan membawa alat gambar sesuai keinginan—mulai dari pena gambar, spidol, krayon, arang, hingga cat akrilik. Pendaftaran dilakukan melalui saluran pesan singkat, dengan batas waktu hingga 23 Mei 2026, dan peserta diharapkan hadir lebih awal untuk mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Sebagai apresiasi, peserta dari kalangan pelajar akan mendapatkan piagam penghargaan.

Keberhasilan acara ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya Forum Komunikasi Penggiat Seni Indonesia (FKPPI), Seniman Muda Indonesia, PAMDI, Kompak, Bait Kota School, Komunitas Perupa Delta, Raditha Jaya, Kedia Tjap Aipati Terung, Dekta Art Forum, serta dukungan sarana musik dari PAMDI. Sinergi antar komunitas, lembaga pendidikan, dan pendukung seni ini menjadi bukti nyata bahwa seni adalah kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat, sekaligus menjadikan Sidoarjo sebagai kota yang hidup dan berbudaya.

Baca Juga :  Komunitas Anti Korupsi (KORAK)Manfaatkan Ramadan untuk Edukasi dan Berbagi Takjil 

Lebih dari sekedar kegiatan menggambar, acara ini merupakan langkah strategis dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya serta bakat seni lokal. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir seniman-seniman baru dari Sidoarjo yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki wawasan luas dan karakter yang luhur, menjadi kebanggaan daerah dan kebanggaan bangsa. (Asmaul)

Artikel yang Direkomendasikan