Post Views: 56
Maluku – Liputan Warta Jatim, Personel pengamanan pelabuhan dari Kodaeral IX bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan instansi terkait lainnya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satwa liar dan bagian tubuh hewan dilindungi saat pengamanan embarkasi KM Labobar di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Maluku, Sabtu malam (9/5/2026).
Kegiatan pengamanan dimulai pukul 19.30 WIT di bawah pengawasan Paur Kumter Diskum Kodaeral IX BKO Paur Data Staf Operasi Kodaeral IX, Letda Laut (H) Ricko Aditya dengan melibatkan 10 personel Satgas Pengamanan PT. Pelni lainnya.
Satgas kali ini, difokuskan kepada pengamanan kedatangan dan keberangkatan KM Labobar yang menempuh rute pelayaran antar-pulau yang pada hari tersebut merapat di Kota Ambon.
Baca Juga : *Dukung Asta Cita Polres Pasuruan Kota Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Si Boni* KOTA PASURUAN - Dalam rangka mendukung program Pemerintah terkait ketahanan pangan Nasional, Polres Pasuruan Kota melaunching Si Boni (Polisi Bolo Petani). Melalui Si Boni, Polres Pasuruan Kota akan rutin melaksanakan Patroli dialogis langsung dengan petani untuk mendengarkan aspirasi, serta memberikan arahan tentang pentingnya menjaga kesuburan lahan dan hasil panen. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, mengatakan dengan program Si Boni nantinya masyarakat dapat menyampaikan keluhan maupun permasalahan yang ada terkait pertanian. “Dengan adanya Program Si Boni ini, kami berharap para petani merasa lebih aman dan nyaman dalam bekerja, tanpa khawatir akan gangguan atau masalah Kamtibmas yang lain," ujar AKBP Davis Busin Siswara, Selasa (5/11). Ia mengatakan pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu tujuan Program Presiden RI Prabowo Subianto yaitu Asta Cita. Kapolres Pasuruan Kota juga menekankan bahwa keamanan wilayah pertanian merupakan bagian dari upaya untuk mencapainya. "Keamanan dan ketahanan pangan berjalan beriringan, jika petani aman, ketahanan pangan pun akan terjaga.”kata AKBP Davis. Melalui Si Boni ini juga kata AKBP Davis, pihaknya akan segera mencarikan solusi jika ada kendala bagi petani maupun nelayan. AKBP Davis Busin menegaskan bahwa program Si Boni akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan Polres Pasuruan Kota terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. “Kami akan terus mendorong dan mendukung para petani untuk menjaga swasembada pangan, baik dari sisi keamanan maupun peningkatan produktivitas," tegasnya. Kapolres Pasuruan Kota juga mengajak seluruh masyarakat agar turut serta berperan dalam menjaga ketahanan pangan demi kesejahteraan bersama. Program Si Boni ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan lokal, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara Polres Pasuruan Kota dengan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas dan keamanan wilayah pertanian di Pasuruan semakin terjaga, sehingga para petani bisa fokus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi warga Tani dan Nelayan. Sementara itu Sodiq salah seorang petani mangga dan pepaya yang turut hadir, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kegiatan yang dilakukan oleh Polres Pasuruan Kota melalui program Si Boni. Ia mengungkapkan bahwa dengan adanya Si Boni, para petani merasa lebih diperhatikan dan dilindungi karena lebih dekat dengan aparat Kepolisian. Program Si Boni menurut Sodiq sangat positif dan diharapkan terus berlanjut. "Polres Pasuruan Kota betul-betul memperhatikan kami dan membuat kami merasa terbantu karena aspirasi atau keluhan kami dicarikan solusi melalui program Si Boni," ucap Sodiq. (*)
Dalam proses pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang menggunakan mesin X-Ray, petugas mencurigai adanya paket milik salah satu penumpang.

Setelah dilakukan pemeriksaan manual secara mendalam, Satgas Pengamanan ini menemukan dua ekor burung jenis Nuri dan dua buah tanduk rusa.
Seluruh barang bukti ilegal tersebut langsung disita dan diamankan ke Kantor BKSDA untuk diproses sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku mengenai perlindungan satwa.
Selain memastikan kelancaran arus penumpang, petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bagian satwa yang dilindungi.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AL khususnya Kodaeral IX dalam menjaga ketertiban di pelabuhan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dengan mencegahkan satwa liar secara ilegal.
Meskipun ditemukan upaya penyelundupan barang ilegal, secara umum kondisi di dermaga Pelabuhan Yos Sudarso terpantau aman, tertib, dan terkendali.
Pengawasan ketat terus dilakukan oleh tim gabungan untuk menjamin kelancaran arus mudik/balik serta mencegah keluar-masuknya barang terlarang melalui jalur laut. (@Dispen Kodaeral IX).
Publisher : NH