Surabaya – Liputan Warta Jatim, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (Pepabri) Jawa Timur menggelar pertemuan terakhir dari rangkaian tiga agenda yang telah dijadwalkan dalam program kerja tahun 2025. Acara yang berlangsung di Gedung DPD Pepabri Jawa Timur, Jl. Kesatrian No. 7 Surabaya, ini dihadiri oleh Purnawirawan TNI dan Polri, mitra perjuangan, serta organisasi putra-putri keluarga besar TNI dan Polri.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPD Pepabri Jatim Brigjen Marinir (Purn) Zainur Rohman, Pangdam V/Brawijaya yang diwakili Staf Ahli Kolonel Inf. Ari Sundoro, serta Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Bakesbangpol Jatim Edi Supriyanto, SSTP., MPSDP.
Sebelum memasuki agenda inti, kegiatan diawali laporan Ketua Panitia Kolonel Purn. Birawa kepada Ketua DPD Pepabri Jatim, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, dan sambutan berbagai pejabat. Sambutan utama disampaikan oleh Ketua DPD Pepabri Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn) Dr. Istu Hari Subagio, S.E., MM, yang kemudian diikuti sambutan Sekda Provinsi Jawa Timur dan perwakilan Pangdam V/Brawijaya. Acara juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustad Dr. Muzaki.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata visi Pepabri untuk memperkuat persatuan dan kesatuan purnawirawan TNI-Polri, sekaligus menjaga soliditas bersama komponen bangsa lainnya.
“Setelah masa dinas aktif berakhir, pengabdian tidak boleh berhenti. Jiwa Sapta Marga tidak boleh luntur sebelum mendengar tembakan salvo pemakaman,” ujarnya, mengutip pesan para sesepuh seperti Jenderal TNI (Purn) Widjojo Sujono dan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar.
Dengan mengusung motto “Sekali Pejuang Tetap Pejuang, Sekali Prajurit Tetap Prajurit, Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara”, Ketua DPD Pepabri menegaskan bahwa pensiun hanya mengakhiri kedinasan, bukan pengabdian. Pertemuan ini secara khusus menjadi sarana komunikasi, silaturahmi, dan penyaluran aspirasi para purnawirawan dan keluarga besar TNI-Polri.
Di akhir sambutannya, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio menyampaikan pesan melalui sebuah pantun,
“Hujan turun membasahi bumi, menyuburkan tanah penuh harapan; pengabdian kepada negara tidak boleh berhenti, sebelum tak lagi terdengar salvo tembakan.”
Pertemuan ini diharapkan semakin memupuk semangat kebersamaan dan komitmen para purnawirawan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Yana/Satna)





