Surabaya, Liputan Warta Jatim // 5 Desember 2025 — Kepolisian berhasil mengamankan delapan tersangka dalam kasus penganiayaan dan perampasan sepeda motor yang terjadi di sebuah lapangan desa pada akhir pekan lalu. Dari delapan tersangka yang ditetapkan, lima di antaranya merupakan pelaku dewasa dan telah dihadirkan dalam konferensi pers. Sementara itu, tiga pelaku lainnya tidak ditampilkan karena masih berstatus anak di bawah umur.
Selain delapan tersangka tersebut, polisi juga tengah memburu enam pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam aksi kriminal ini. Aparat mengimbau agar mereka segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku utama berusia 18 tahun yang merupakan lulusan SMP diduga menjadi penggerak kelompok tersebut. Ia mengajak sekitar 30 temannya untuk berkumpul di sebuah lapangan dan menenggak minuman keras sebanyak tujuh botol sebelum aksi kekerasan terjadi.
Keributan bermula ketika rombongan ini melintas di jalan dan menimbulkan kebisingan hingga memicu teguran warga. Tidak terima dengan teguran tersebut, beberapa pelaku melakukan pemukulan menggunakan bambu dan benda lain yang mereka bawa. Tidak menemukan warga yang sebelumnya menegur, kelompok itu kemudian melanjutkan perjalanan.
Insiden memuncak saat rombongan bertemu seorang pengendara motor yang menjadi korban. Salah satu pelaku langsung menghadang dan menjatuhkan korban sebelum diserang secara bersama-sama dengan pukulan dan tendangan. Sepeda motor milik korban kemudian dirampas dan dibawa kabur oleh salah seorang pelaku.
Hasil penjualan motor rampasan tersebut mencapai Rp3 juta dan dibagi oleh dua pelaku yang terlibat langsung dalam transaksi tersebut.
Polisi turut mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama yang masih di bawah umur, agar tidak terlibat dalam tindakan kriminal maupun kegiatan negatif di luar rumah.
Aparat menegaskan bahwa upaya pengejaran terhadap enam pelaku lainnya akan terus dilakukan hingga seluruh tersangka berhasil diamankan. (Ali Muksin)





