𝗞𝗲𝗹𝗼𝗺𝗽𝗼𝗸 𝗟𝗼𝘆𝗮𝗹𝗶𝘀 𝗠𝗮𝗱𝗶𝘂𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗔𝗠𝗧𝗘𝗥 𝗟𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗽𝘂𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗗𝗶𝘀𝗲𝗿𝘁𝗮𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻𝗰𝗮𝗺𝗮𝗻

Madiun- Liputan Warta Jatim, Sekelompok orang menggunakan seragam bertuliskan PAMTER, yang menamakan dirinya loyalis Madiun, berkumpul di sekitar lokasi Padepokan Kota Madiun, pada Sabtu, tanggal 02 Mei, 2026.

Kelompok ini, awalnya mengklaim kegiatan mereka dalam rangka Apel Siaga Menyambut Bulan Syuro. Tetapi praktek di lapangan berkata lain, mereka dengan kompak menentang keputusan PB IPSI yang dikeluarkan pada masa kepimimpinan Prabowo Subianto.

“Jangan sampai jadi lembaga yang kacang lupa kulitnya, jangan sampai jadi lembaga yang durhaka,” ujar perwakilan dari kelompok ini saat orasi, dalam video yang beredar di medsos.

“Saya yakin, kita semua tidak akan tinggal diam jika keadilan tidak diterapkan,” sambungnya, dengan nada mengancam, seakan menjadi korban ketidakadilan.

Baca Juga :  Octhan Setyawan Guru dari SMAK Frateran Surabaya Raih Juara 1 Workshop, Ubaya Surabaya Gelar Berbagai Workshop Keren : Memperkenalkan Teknik Informatika Kepada Siswa SMA 2024

Diketahui sebelumnya, Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto, telah mengeluarkan keputusan tentang keabsahan kepengurusan PSHT dibawah kepemimpinan Dr Ir Muhammad Taufiq, SH., M.Sc.

Kelompok ini diduga kuat berasal dari kelompok PPSHTPM yang sebelumnya mengaku sebagai kelompok PSHT. Merasa dirugikan oleh keputusan PB IPSI, sehingga menyebabkan kelompok tersebut menjadi kelompok ilegal.

(Humas PSHT PP )

Publisher NH

Artikel yang Direkomendasikan