SIDOARJO– Liputan Warta Jatim, Sebuah peristiwa memilukan mengguncang suasana Desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin, tepatnya di wilayah RT 03 RW 01, pada Rabu siang (08/04). Seorang balita bernama lengkap Gibran, anak angkat dari pasangan Wulan, dinyatakan hilang kontak dan diduga kuat menjadi korban tenggelam di aliran sungai yang melintas di sekitar permukiman warga
Insiden naas tersebut tercatat terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam kurun waktu yang sangat singkat, sang anak yang baru menginjak usia dua tahun tersebut tiba-tiba lepas dari pengawasan pendampingnya. Ketidakhadiran sosok kecil itu segera disadari oleh keluarga, memicu kepanikan dan upaya pencarian mandiri yang dilakukan oleh warga sekitar.
Harapannya sempat membuncah, namun kenyataan pahit harus diterima ketika tim pencari hanya menemukan satu buah sandal milik korban yang tersisa, terapung-apung atau terdampar di bibir sungai. Penemuan barang bukti tersebut menjadi indikasi kuat bahwa Gibran telah terbawa arus sungai yang mengalir cukup deras.
Mendapat laporan tersebut, pihak berwenang serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat segera dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Berbagai metode dan teknik penyelamatan telah diterapkan secara maksimal demi menemukan keberadaan balita tersebut.
Proses evakuasi berlangsung intens hingga matahari mulai terbenam. Menyikapi kondisi alam yang semakin gelap dan demi memprioritaskan keselamatan serta efektivitas kerja tim, pihak BPBD akhirnya mengambil keputusan strategis untuk menghentikan sementara kegiatan pencarian pada malam hari ini.
Keputusan tersebut diambil sepenuhnya berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. “Kami terpaksa menghentikan pencarian hingga batas waktu tertentu karena keterbatasan visibilitas dan faktor keamanan. Pencarian akan kami lanjutkan kembali secara menyeluruh pada esok pagi,” ungkap perwakilan tim di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di lokasi kejadian masih terasa mendayu duka. Keluarga korban masih dalam kondisi berduka dan terus berharap akan adanya keajaiban agar buah hati mereka dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Pihak keluarga juga telah memohon doa restu kepada seluruh masyarakat agar proses pencarian pada esok hari dapat membuahkan hasil yang terbaik.(Asmaul)





