Keseruan dan Kemeriahan Lomba Agustusan di Kodim Pasuruan

Pasuruan, liiputanwartajatim.com-Meriahkan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Komandan Kodim 0819 Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak, S.T., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIII Kodim Pasuruan Ny. Ayu Noor Iskak dan seluruh anggota Kodim Pasuruan serta ibu-ibu Persit turut berpartisipasi dalam Lomba Agustusan Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 Tahun 2024. Lomba Agustusan yang diselenggarakan di Makodim Pasuruan Jl. Veteran No.05 Kota Pasuruan ini berlangsung seru dan sangat meriah, terlihat dari antusias yang tinggi para peserta lomba. Jum’at (09/08/24).

Kegiatan diawali dengan melaksanakan senama aerobik untuk memacu semangat para anggota dan persit sebelum memulai perlombaan.

Panitia lomba telah menyiapkan 6 jenis lomba yang dapat diikuti oleh para anggota prajurit Kodim Pasuruan, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan ibu-ibu Persit. Ragam lomba yang diselenggarakan diantaranya Lomba estafet memindahkan Tepung, memindahkan dan meniup balon dalam gelas, kipas balon, estafet balon, estafet memindahkan Sarung, serta lomba makan kerupuk.

Baca Juga :  Yayasan YPP Al Kholiqi Sidoarjo Klarifikasi Dugaan Pemerasan Tangkap Lepas Ditunggai Oknum LSM, Wartawan Mojokerto

Seluruh lomba dilaksanakan dalam format beregu, yang bertujuan untuk memupuk rasa kekompakan dan kerjasama antar regu dalam meraih kemenangan. Konsep ini mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong yang menjadi dasar dalam perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia dari cengkeraman penjajah.

Letkol Arh Noor Iskak, S.T., menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportifitas dalam setiap lomba dan turut serta dalam merayakan momen bersejarah kemerdekaan Indonesia. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk selalu mengingat nilai nilai persatuan dalam memaknai kemerdekaan, “Nusantara Baru Indonesia Maju..merdeka..,” ucap Dandim.

Semarak Lomba Agustusan ini menjadi bukti konkret bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan terus bersemayam di hati masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menghargai perjuangan dan merawat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.(okik)

Artikel yang Direkomendasikan

*Pj. Wali Kota Malang Apresiasi Turnamen Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024* KOTA MALANG – Pertama kali di Indonesia sebuah kompetisi sepak bola amputasi di gelar oleh Polresta Malang Kota di Lapangan Stadion Gajayana, Minggu (16/06/2024). Kompetesi yang memperebutkan Piala Kapolresta Malang Kota Cup 2024 tersebut diinisiasi oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke – 78. Kombes Pol Budi Hermanto yang dikenal juga sebagai Bapak Disabilitas itu mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kaum difabel untuk menunjukan bakat mereka. Kompetisi yang bertajuk Fourfeo Sepakbola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 ini diikuti oleh 4 tim dari 4 wilayah di Jawa Timur yaitu Malang Raya, Surabaya, Jember dan Madura. Pertandingan Fourfeo itu juga telah disiapkan secara matang oleh Panitia, termasuk dari segi keselamatan. “Alhamdulillah, seluruh peserta tiba di Kota Malang dengan keadaan selamat dan bertanding secara sehat,” ungkap Kombes Budi Hermanto. Sementara itu Pejabat ( Pj) Wali Kota Malang Dr.Ir. Wahyu Hidayat,MM yang menyaksikan pertandingan tersebut bersama Dandim 0833/Kota Malang,Letkol Arm.Aris Gunawan,M.Han memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang diinisiasi Polresta Malang Kota itu. “Ini luar biasa, kita akan mendukung penuh sepak bola amputasi karena memang teman – teman difabel ini bukan hanya berolahraga tapi bisa memupuk kebersamaan dan diberi kesempatan untuk menunjukan kemampuan mereka di bidang olahraga,”kata Wahyu Hidayat. Pj.Wali Kota juga mengatakan bahwa pihaknya telah berpesan kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet terutama dalam pembinaan. “Saya apresiasi Polresta Malang Kota atas ide pertandingan olahraga sepak bola Amputasi ini dan bukan tidak mungkin kedepannya pemerintah Kota Malang akan memfasilitasi atlet difabel untuk menemukan bibit – bibit atlet sepak bola amputasi,”pungkas Pj.Wali Kota Malang. Pertandingan yang dilaksanakan sebanyak 6 sesi dengan durasi 2 × 15 menit ini berlangsung secara aman dan kondusif. Adapun urutan dari setiap peraih penghargaan diantaranya Persaid Jember dengan 7 poin sebagai pemenang juara pertama dan mendapatkan uang pembinaan senilai 7,5 juta. Kemudian posisi kedua diduduki oleh Persas Surabaya dengan 6 poin membawa pulang uang pembinaan senilai 5 juta, posisi ke 3 ditempati sang tuan rumah Persama Malang dengan 2 poin dan membawa uang pembinaan sejumlah 2,5 juta. Sedangkan yang datang dari jauh Persam Madura membawa pulang kategori Fair Play senilai 2 juta. Ketua Persama, Sueb (52) merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolresta Malang Kota yang bersedia memberikan seluruh dukungan baik segi materil dan moril dalam penyelenggaraan Fourfeo ini. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Budi Hermanto atas seluruh sumbangsih dalam pelaksanaan kompetisi ini,”ungkap Sueb. Ia berharap semoga kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh institusi Polri ini dapat berlangsung kembali di lain waktu dan dapat dicontoh oleh instansi lain. (*)