
BATU, MALANG – Semangat tinggi ditunjukkan pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kota Surabaya dalam mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia Angkatan III. Kegiatan yang berlangsung di Batu, Malang, Jawa Timur, secara resmi dibuka pada Kamis (16/7/2026) dan akan berjalan selama tiga hari hingga 18 Juli 2026.
Sebelum berangkat, para delegasi secara resmi dilepas oleh Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Surabaya, Aden Darmawan, S.H. Rombongan anggota yang turut serta dalam kegiatan bergengsi ini antara lain Achmad Nuesky, Nurhadi, Tanjung Wulan, dan Rabita Rafi Erani.
Dalam arahannya saat melepas peserta, Aden Darmawan berpesan agar para delegasi serius menggali seluruh ilmu dan pengalaman selama pelatihan. “Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, gali seluruh materi yang disampaikan. Setelah selesai, ilmunya harus dibagikan kembali kepada rekan-rekan anggota di Surabaya. Kami di Surabaya menunggu dan berharap, minggu depan saya tunggu laporan serta ceritanya,” ujarnya.
Baca Juga : SDN Banjarpanji dan TK Satu Atap Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 dengan Khidmat
Rabita Rafi Erani, salah satu delegasi yang mendapatkan kehormatan mewakili Surabaya, menyampaikan antusiasme yang tinggi. “Saya sangat senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan berharga ini untuk mengikuti diklat. Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan serta kemampuan saya di bidang pertanian,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Penyelenggaraan Diklat Tani Merdeka Angkatan III ini dirancang untuk mencetak kader petani yang tidak hanya mahir secara teknis budidaya, namun juga memiliki karakter tangguh, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan. Program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional serta mengangkat derajat petani sebagai tulang punggung pembangunan bangsa. Rencananya, puncak acara kegiatan ini akan dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian.
Selama tiga hari pelatihan, peserta akan mendapatkan materi strategis yang disampaikan langsung oleh Don Muzakir. Selain itu, pembinaan karakter secara mendalam diberikan oleh Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA. Rangkaian kegiatan lainnya meliputi gladi renungan suci, pelatihan kedisiplinan, kebersihan mandiri, hingga upacara penutupan dan penyerahan sertifikat kelulusan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader petani unggul yang siap membawa perubahan nyata, tidak hanya bagi daerah asal masing-masing, namun juga menjadi fondasi kuat ketahanan pangan nasional ke depan. Red




