
Foto: Suasana peserta mengikuti kegiatan Diklat Tani Merdeka Indonesia Angkatan III
Malang – Liputan Warta Jatim Gerakan pemberdayaan petani nasional kembali bergulir, DIKLAT Tani Merdeka Indonesia Angkatan III resmi digelar dengan rangkaian kegiatan terstruktur, mendidik, dan membentuk karakter petani yang tidak hanya mahir bertani, namun juga memiliki mental kuat, disiplin tinggi, dan wawasan luas.
Program ini sejalan dengan visi besar yang diusung Presiden Prabowo Subianto, yaitu mewujudkan kedaulatan pangan nasional, memperkuat kemandirian bangsa, serta mengangkat derajat dan kesejahteraan para petani sebagai tulang punggung pembangunan negara.
Kegiatan ini berlangsung mulai dari upacara pembukaan hingga penutupan yang dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Dalam agenda kegiatan yang disusun rapi, peserta mengikuti rutinitas penuh pembinaan, mulai dari bangun pagi, pelatihan kedisiplinan baris-berbaris, ibadah berjamaah, hingga sesi materi kelas yang disampaikan oleh narasumber berkompeten. Antara lain materi dari Don Muzakir, serta pemaparan dan pembinaan karakter langsung oleh Ketua Dewan Pembina TMI, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA.
Rangkaian kegiatan yang berjalan selama beberapa hari ini mencakup latihan fisik, gladi renungan suci, pelatihan baris-berbaris, kegiatan kebersihan mandiri, hingga upacara penutupan yang ditandai dengan pembagian sertifikat sebagai bukti kelulusan peserta. Kegiatan ini tidak sekadar transfer ilmu pertanian, melainkan pembentukan mentalitas petani yang tangguh, berdaulat, dan siap membawa perubahan bagi kemajuan sektor pertanian di daerah masing-masing.
Tampak dalam kegiatan tersebut, ratusan peserta hadir dengan penuh semangat, mengenakan seragam latihan, berkumpul di halaman lokasi kegiatan dengan spanduk besar bertajuk “DIKLAT TANI MERDEKA INDONESIA ANGKATAN III” yang berdiri megah di tengah lokasi. Peserta tampak duduk tertib mengikuti arahan panitia, diselingi semangat kebersamaan dan komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga tuntas.
Melalui Diklat Tani Merdeka ini, diharapkan lahir kader-kader petani unggul yang mampu mengelola usaha tani secara mandiri, menguasai teknologi, serta memiliki jiwa nasionalisme tinggi demi mewujudkan ketahanan pangan dan kemajuan pertanian Indonesia yang berdaulat dari hulu ke hilir.
(Redaksi: Dedik Kurniawan)





