
Gempol – Liputan Warta Jatim Rangkaian acara Ruwat Dusun sekaligus peringatan Haul Mbah Sapu Logo yang ke-14 akan digelar secara meriah di Dusun Bangkok, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, dengan jadwal pelaksanaan mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi momen rutin yang dinanti warga, menggabungkan nilai tradisi, budaya, dan keagamaan dalam satu rangkaian acara yang tertata rapi.
Kegiatan dibuka pada pukul 19.30 WIB dengan sesi pra-acara berisi penampilan tarian yang mewakili kekayaan seni daerah. Deretan tarian yang akan disajikan meliputi Tari Kreasi Tradisional, Tari Tradisional, Tari Asmara Putri Kirana, serta Tari Warok Seno semuanya disiapkan untuk menyambut kehadiran tamu undangan dan seluruh warga setempat.
Memasuki pukul 19.50 WIB, dilanjutkan dengan rangkaian sambutan resmi. Ketua Panitia Pelaksana, Kariono Tomporejo, akan menyampaikan laporan dan maksud penyelenggaraan kegiatan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Dusun Bangkok, Ari Kurniawan, dilanjutkan Kepala Desa Karangrejo, Bapak Mokhammad Suud. Perwakilan Pemerintah Kecamatan Gempol juga hadir dalam kesempatan ini, disampaikan oleh Bapak Teguh selaku Kasi Pemerintahan Kecamatan Gempol.
Setelah sambutan resmi, pada pukul 20.10 WIB akan tampil kelompok lansia Arimbi Dusun Bangkok dengan kreasi seni yang menjadi kebanggaan warga, membuktikan semangat dan keaktifan warga lanjut usia dalam kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya pukul 20.20 WIB diadakan pembagian hadiah hiburan yang disiapkan oleh Pengurus RT Dusun Bangkok sebagai wujud apresiasi dan kebersamaan.
Momen keagamaan menjadi bagian penting pada pukul 20.35 WIB dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Kasan. Dalam doa tersebut turut dipanjatkan harapan baik dengan menyebutkan nama-nama yang hadir dan berkontribusi: Ketua Panitia, anggota BPD Dusun Bangkok, Kepala Desa Karangrejo, Sekretaris Desa Karangrejo, Bapak Bbahinkamtibmas, Bapak Babinsa, Pengurus Takmir Masjid Baitul Makmur, serta seluruh pengurus RW dan RT di lingkungan Dusun Bangkok.
Memasuki sesi hiburan dan budaya inti, pukul 20.40 WIB ditampilkan Tari Remo, dilanjutkan pukul 21.00 WIB dengan Dagelan atau komedi santai yang menjadi bagian resmi penyelenggaraan. Puncak rangkaian acara adalah Pagelaran Wayang Kulit dari kelompok seni Putro Laras, yang digelar dengan dalang Ki Slamet Dharmawan. Lakon yang diangkat berjudul Dasamuka Bandar dengan inti cerita Dasamuka Menjadi Penguasa/Pemimpin—kisah yang mengandung pesan moral dan pembelajaran kepemimpinan yang relevan bagi masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan ini disusun dalam pranata cara yang tertib, mencerminkan kesiapan panitia dan dukungan penuh warga Dusun Bangkok. Haul Mbah Sapu Logo yang ke-14 ini tidak sekadar tradisi turun-temurun, melainkan menjadi sarana mempererat persaudaraan, menjaga warisan budaya Jawa, serta memperkuat keharmonisan antara warga, pemerintah desa, dan unsur keamanan serta keagamaan di wilayah Kecamatan Gempol.
(Redaksi Agus Abikusmo)






