Malang – Liputan Warta Jatim, Semangat gotong royong dan pengabdian kepada bangsa terus digaungkan oleh Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan (PCTA Indonesia). Melalui program sosial pembangunan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan, organisasi di bawah naungan Thoriqoh Siddiqiyyah ini kembali membuktikan bahwa cinta tanah air bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata dalam meringankan beban sesama.
Kali ini, kebahagiaan menyelimuti Ibu Farida, seorang warga yang menjadi penerima manfaat program rumah layak huni di Desa Druju, Kabupaten Malang.
Air Mata Bahagia Sang Penerima Manfaat
Dengan nada penuh haru, Ibu Farida menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Baginya, bantuan ini adalah anugerah tak ternilai. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Thoriqoh Siddiqiyyah. Bantuan rumah layak huni ini bukan sekadar bangunan bagi saya, melainkan harapan baru yang diwujudkan,” ujar Ibu Farida dengan mata berkaca-kaca.

Ia berharap, langkah mulia ini terus lestari. “Semoga kegiatan sosial seperti ini tetap berlanjut ke depannya, sehingga semakin banyak masyarakat di Indonesia yang merasakan manfaat dan kebahagiaan serupa seperti yang saya alami saat ini,” tambahnya.
Apresiasi Kepala Desa: Meringankan Beban Negara
Senada dengan Ibu Farida, Kepala Desa Druju, Bapak Mujiono, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PCTA Indonesia dan warga Thoriqoh Siddiqiyyah. Dalam pandangannya, program ini merupakan bentuk sinergi yang sangat strategis.
“Selaku Kepala Desa, saya merasa sangat terbantu. Program ini secara nyata meringankan beban pemerintah dalam upaya pemenuhan hunian layak bagi masyarakat,” jelas Bapak Mujiono.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti faktual dari nilai nasionalisme yang dianut oleh organisasi ini. “Ini adalah wujud cinta tanah air Indonesia yang sesungguhnya dalam mensyukuri kemerdekaan. Dengan membangun rumah bagi warga yang membutuhkan, Thoriqoh Siddiqiyyah telah memberikan teladan bagaimana mencintai negara melalui aksi sosial yang nyata,” lanjutnya.
Bapak Mujiono pun berharap agar kolaborasi seperti ini terus terjaga. “Besar harapan saya agar program ini terus berlangsung dan lestari. Semoga manfaatnya tidak hanya dirasakan di Desa Druju, tetapi juga meluas bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Malang dan Indonesia pada umumnya,” tutup beliau.
Reporter: Budiono Warta Jatim






