Wujud Kepedulian, Anggota Pos Ramil Wonotirto Bantu Bangun Jamban Warga Binaannya

Blitar – Liputan Warta Jatim, Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan layak huni, anggota Pos Wonotirto Koramil 0808/09 Sutojayan bersama masyarakat bergotong-royong membantu membangun jamban yang sudah tidak layak milik Bapak Supani warga kurang mampu Dusun Kempul Desa Pasiraman Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar, Sabtu (4/5/2024).

Aksi ini, merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, anggota Pos Wonotirto Koramil 0808/09 Sutojayan turut serta dalam proses pembangunan jamban yang layak pakai untuk Bapak Supani dan keluarganya.

Pembangunan jamban yang bersih dan sehat diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan dan kebersihan warga lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Latihan Pra Operasi Lilin Semeru 2024 Di Gelar Oleh Polresta Banyuwangi

Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama, dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan kesehatan.

Danpos Wonotirto Koramil 0808/09 Sutojayan Peltu Supriyadi saat ditemui menyampaikan, “Dengan adanya jambanisasi yang layak, diharapkan warga dapat hidup lebih sehat dan terhindar dari penyakit menular yang disebabkan oleh sanitasi yang buruk,” ujarnya.

“Dengan kerja keras dan kepedulian bersama, lingkungan yang sehat dan layak huni dapat terwujud, sekaligus dapat terciptanya kondisi yang lebih baik khususnya bagi warga masyarakat yang ada di Dusun Kempul Desa Pasiraman ini,” tegasnya (Dim0808/FH).

Artikel yang Direkomendasikan

*Pj. Wali Kota Malang Apresiasi Turnamen Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024* KOTA MALANG – Pertama kali di Indonesia sebuah kompetisi sepak bola amputasi di gelar oleh Polresta Malang Kota di Lapangan Stadion Gajayana, Minggu (16/06/2024). Kompetesi yang memperebutkan Piala Kapolresta Malang Kota Cup 2024 tersebut diinisiasi oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke – 78. Kombes Pol Budi Hermanto yang dikenal juga sebagai Bapak Disabilitas itu mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kaum difabel untuk menunjukan bakat mereka. Kompetisi yang bertajuk Fourfeo Sepakbola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 ini diikuti oleh 4 tim dari 4 wilayah di Jawa Timur yaitu Malang Raya, Surabaya, Jember dan Madura. Pertandingan Fourfeo itu juga telah disiapkan secara matang oleh Panitia, termasuk dari segi keselamatan. “Alhamdulillah, seluruh peserta tiba di Kota Malang dengan keadaan selamat dan bertanding secara sehat,” ungkap Kombes Budi Hermanto. Sementara itu Pejabat ( Pj) Wali Kota Malang Dr.Ir. Wahyu Hidayat,MM yang menyaksikan pertandingan tersebut bersama Dandim 0833/Kota Malang,Letkol Arm.Aris Gunawan,M.Han memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang diinisiasi Polresta Malang Kota itu. “Ini luar biasa, kita akan mendukung penuh sepak bola amputasi karena memang teman – teman difabel ini bukan hanya berolahraga tapi bisa memupuk kebersamaan dan diberi kesempatan untuk menunjukan kemampuan mereka di bidang olahraga,”kata Wahyu Hidayat. Pj.Wali Kota juga mengatakan bahwa pihaknya telah berpesan kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet terutama dalam pembinaan. “Saya apresiasi Polresta Malang Kota atas ide pertandingan olahraga sepak bola Amputasi ini dan bukan tidak mungkin kedepannya pemerintah Kota Malang akan memfasilitasi atlet difabel untuk menemukan bibit – bibit atlet sepak bola amputasi,”pungkas Pj.Wali Kota Malang. Pertandingan yang dilaksanakan sebanyak 6 sesi dengan durasi 2 × 15 menit ini berlangsung secara aman dan kondusif. Adapun urutan dari setiap peraih penghargaan diantaranya Persaid Jember dengan 7 poin sebagai pemenang juara pertama dan mendapatkan uang pembinaan senilai 7,5 juta. Kemudian posisi kedua diduduki oleh Persas Surabaya dengan 6 poin membawa pulang uang pembinaan senilai 5 juta, posisi ke 3 ditempati sang tuan rumah Persama Malang dengan 2 poin dan membawa uang pembinaan sejumlah 2,5 juta. Sedangkan yang datang dari jauh Persam Madura membawa pulang kategori Fair Play senilai 2 juta. Ketua Persama, Sueb (52) merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolresta Malang Kota yang bersedia memberikan seluruh dukungan baik segi materil dan moril dalam penyelenggaraan Fourfeo ini. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Budi Hermanto atas seluruh sumbangsih dalam pelaksanaan kompetisi ini,”ungkap Sueb. Ia berharap semoga kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh institusi Polri ini dapat berlangsung kembali di lain waktu dan dapat dicontoh oleh instansi lain. (*)