Kautsaran Kirim Doa 1000 Hari Almarhum Djumiran Jln Raya Gajah Putih Tambak Oso Waru Sidoarjo.

Sidoarjo. Liputan Warta Jatim. Atas Berkat Rahmat Alloh Yang Maha Kuasa, deru gelombang angin bertiup dengan kencangnya diiringi suara hilir mudiknya kendaraan yang lewat namun suasana menjadi hening ketika warga Shiddiqiyyah mulai berdatangan di lokasi tempat acara diadakan Kautsaran untuk kirim doa 1000 harinya almarhum Djumiran yang berada di jln Raya Gajah Putih 89 Tambak Oso Waru Sidoarjo, yang saat ini para jamaah diundang oleh Misgianto salah satu putra dari almarhum Djumiran.

Sunarko yang mengawali dimulainya acara mengajak para jamaah Kautsaran membaca alfatekah, Ya Tullohi Allal Jama, doa Nabi Ibrahim, Inna Fatahna, dan Salammun secara fokus agar memunculkan kesadaran jiwa dan kekuatan untuk mengantar pada almarhum, jelasnya.

Baca Juga :  PWNU-YPI Nasima Latih Guru Berbahasa Inggris

Walitalkin Banjir sebelum memimpin doa Kautsaran, menceritakan sejarah almarhum Djumiran merupakan sosok tauladan yang memberikan motivasi, arahan, bimbingan dan petunjuk tentang ajaran Shiddiqiyyah pada diri saya serta rekan yang lain sehingga dibaiatlah tahun 1987, terangnya dan Walitalkin Banjir berharap agar generasi sekarang bisa melanjutkan perjuangan yang pernah dirintis dan dilakukan oleh almarhum Djumiran, tambahnya.

Masih kata walitalkin Banjir bahwa kita semua sebagai murid Shiddiqiyyah untuk supaya bisa sama = sama menuju kesuksesan dalam menggapai ilmu Shiddiqiyyah hendaknya Sami’na Waato’ na terhadap Sang Mursyid dan jangan sebaliknya Sami’ na Wa, asoinah, pungkasnya, jum,at, 6 maret 2026.

Darto

Artikel yang Direkomendasikan