Satlantas Polresta Cilacap Gelar Sosialisasi Edukasi tentang SOP dan Mekanisme Pelayanan BPKB

Cilacap, – Liputan Warta Jatim Briptu Siti Aminah, Unit BPKB Satlantas Polresta Cilacap, melaksanakan giat sosialisasi edukasi terkait dengan SOP dan mekanisme pelayanan melalui papan informasi pelayanan BPKB, Rabu (26/11/2025).

Sosialisasi edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memahami SOP dan mekanisme pelayanan BPKB.

Papan informasi pelayanan BPKB dipasang di area strategis untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi tentang SOP dan mekanisme pelayanan BPKB, juga dapat meningkatkan transparansi pelayanan BPKB dan mengurangi kesalahpahaman.

Dengan adanya papan informasi pelayanan BPKB, diharapkan dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan BPKB. Selain itu, sosialisasi edukasi ini juga diharapkan dapat mengurangi keluhan masyarakat terkait dengan pelayanan BPKB.

Baca Juga :  Sehari Jelang HUT TNI Ke 79, Kodim 0808/Blitar Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Raden Wijaya

Sosialisasi edukasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Satlantas Polresta Cilacap dengan instansi terkait, seperti Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Dengan demikian, masyarakat dapat memahami mekanisme pelayanan BPKB dengan jelas dan tidak terjadi kesalahpahaman dan diharapkan dapat terjadi peningkatan pelayanan publik dan kepuasan masyarakat.
Bowo

Artikel yang Direkomendasikan

Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Demi Beri Jaminan Perlindungan Kaum Buruh Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembentukan Desk Ketenagakerjaan. Pembentukan desk ini diharapkan bisa menjadi salah satu wadah untuk menyelesaikan sengketa industri, serta sengeketa tenaga kerja antara perusahaan dan tenaga kerja. Jenderal Sigit mengemukakan, Desk Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk keberpihakan Polri terhadap permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan yang selama ini selalu terjadi. Persoalan-persoalan yang muncul pun tak terlepas dari kondisi dan dinamika global. “Dan tentunya dengan desk ini kita harapkan bahwa ada saluran bagi rekan-rekan tenaga kerja, rekan-rekan buruh untuk menyampaikan apa yang selama ini menjadi keluhannya,” ungkap Kapolri di Rupatama, Senin (20/1/25). Menurutnya Kapolri, desk ini akan bekerja mulai dari menerima laporan, melaksanakan gelar, dilanjutkan dengan mediasi. “Dan kalau kemudian ini juga tidak terjadi maka pilihan penegakan hukum sebagai ultimum remedium,” ujar Jenderal Sigit. Dengan adanya desk ini, ujar Kapolri, diharapkan bisa menjadikan kaum buruh dan tenaga kerja semakin terlindungi. Selain itu, diharapkan desk ini dapat menciptakan lingkungan industri yang sehat dan membawa Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi 8% ke depannya. Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengaku mendukung penuh pembentukan Desk Ketenagakerjaan ini. Ia bahkan mengapresiasi Polri atas pembentukan desk tersebut. “Ini adalah suatu kolaborasi yang luar biasa dan ini memang yang diharapkan oleh pak presiden kepada semua stakeholders, kementerian bagaimana kolaborasi itu harus ada,” ungkapnya. Desk Ketenagakerjaan Polri ini, ujarnya, menjadi satu bagian dari sebuah ekosistem utuh bagaimana wujud negara hadir. Hal ini pun semata-mata demi mewujudkan ketenangan kepada pekerja dan memberikan kepastian hukum.