Komandan Puspenerbal Turut Meninjau Geladi Bersih Upacara Gelar Pasukan Militer di Batujajar

Sidoarjo – Liputan Warta Jatim, Komandan Pusat Penerbangan TNl Angkatan Laut (Danpuspenerbal), Laksamana Muda TNI Bayu Alisyahbana, turut meninjauan mendamping pejabat Kemenhan, TNl/TNl AL tentang kesiapan dalam geladi bersih Upacara Gelar Pasukan Militer di Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat, pada Jumat kemarin (8/8/2025).

Upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer yangbakan dihelat pada Minggu, 10 Agustus 2025 besok ini, akan dipimpin langsung oleh Presiden Rl Prabowo Subianto.

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tampak hadir memantau langsung jalannya gladi bersih.

Persiapan pasukan prajurit tiga matra TNI, meliputi Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), serta Angkatan Udara (AU) turut dilakukan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Batujajar, Bandung.

Baca Juga :  Sinergitas Tiga Pilar, Berikan Bantuan Kepada Warga Yang Kesusahan

Diketahui pada acara nanti, Presiden Prabowo akan melantik mengukuhkan sejumlah pejabat perwira tinggi TNI, di antaranya Wakil Panglima TNI, Panglima Kopassus, Panglima Korps Marinir, dan Panglima Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).

Selain itu, Presiden Prabowo juga akan melantik dan mengukuhkan sejumlah satuan militer baru, diantaranya enam komando daerah militer, Kodaeral dan satuan lainnya.

Peninjauan ini merupakan bagian dari serangkaian persiapan final untuk kegiatan besar yang melibatkan pasukan dalam jumlah besar serta berbagai atraksi militer.

Upacara Gelar Pasukan ini akan menampilkan sinergi kekuatan dari tiga matra TNI, yaitu darat, laut, dan udara, dengan menampilkan kemampuan terbaik masing-masing.

Rangkaian atraksi yang disiapkan secara matang bertujuan untuk menggambarkan profesionalisme dan kesiapsiagaan TNI dalam menjalankan tugas-tugas strategis di berbagai medan operasi.

Baca Juga :  Rangkaian Bulan Profesi, Luaskan Wawasan Banglingstra dengan Round Table Discussion

Dalam geladi bersih ini, ditampilkan berbagai kegiatan, mulai dari upacara gelar pasukan, demonstrasi prajurit, hingga pawai defile alutsista. Termasuk di dalamnya adalah penampilan tank dan kendaran tempur terbaru TNl lainnya.

TNI AL- Puspenerbal

Publisher: Warno

Artikel yang Direkomendasikan

*Pj. Wali Kota Malang Apresiasi Turnamen Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024* KOTA MALANG – Pertama kali di Indonesia sebuah kompetisi sepak bola amputasi di gelar oleh Polresta Malang Kota di Lapangan Stadion Gajayana, Minggu (16/06/2024). Kompetesi yang memperebutkan Piala Kapolresta Malang Kota Cup 2024 tersebut diinisiasi oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke – 78. Kombes Pol Budi Hermanto yang dikenal juga sebagai Bapak Disabilitas itu mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kaum difabel untuk menunjukan bakat mereka. Kompetisi yang bertajuk Fourfeo Sepakbola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 ini diikuti oleh 4 tim dari 4 wilayah di Jawa Timur yaitu Malang Raya, Surabaya, Jember dan Madura. Pertandingan Fourfeo itu juga telah disiapkan secara matang oleh Panitia, termasuk dari segi keselamatan. “Alhamdulillah, seluruh peserta tiba di Kota Malang dengan keadaan selamat dan bertanding secara sehat,” ungkap Kombes Budi Hermanto. Sementara itu Pejabat ( Pj) Wali Kota Malang Dr.Ir. Wahyu Hidayat,MM yang menyaksikan pertandingan tersebut bersama Dandim 0833/Kota Malang,Letkol Arm.Aris Gunawan,M.Han memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang diinisiasi Polresta Malang Kota itu. “Ini luar biasa, kita akan mendukung penuh sepak bola amputasi karena memang teman – teman difabel ini bukan hanya berolahraga tapi bisa memupuk kebersamaan dan diberi kesempatan untuk menunjukan kemampuan mereka di bidang olahraga,”kata Wahyu Hidayat. Pj.Wali Kota juga mengatakan bahwa pihaknya telah berpesan kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet terutama dalam pembinaan. “Saya apresiasi Polresta Malang Kota atas ide pertandingan olahraga sepak bola Amputasi ini dan bukan tidak mungkin kedepannya pemerintah Kota Malang akan memfasilitasi atlet difabel untuk menemukan bibit – bibit atlet sepak bola amputasi,”pungkas Pj.Wali Kota Malang. Pertandingan yang dilaksanakan sebanyak 6 sesi dengan durasi 2 × 15 menit ini berlangsung secara aman dan kondusif. Adapun urutan dari setiap peraih penghargaan diantaranya Persaid Jember dengan 7 poin sebagai pemenang juara pertama dan mendapatkan uang pembinaan senilai 7,5 juta. Kemudian posisi kedua diduduki oleh Persas Surabaya dengan 6 poin membawa pulang uang pembinaan senilai 5 juta, posisi ke 3 ditempati sang tuan rumah Persama Malang dengan 2 poin dan membawa uang pembinaan sejumlah 2,5 juta. Sedangkan yang datang dari jauh Persam Madura membawa pulang kategori Fair Play senilai 2 juta. Ketua Persama, Sueb (52) merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolresta Malang Kota yang bersedia memberikan seluruh dukungan baik segi materil dan moril dalam penyelenggaraan Fourfeo ini. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Budi Hermanto atas seluruh sumbangsih dalam pelaksanaan kompetisi ini,”ungkap Sueb. Ia berharap semoga kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh institusi Polri ini dapat berlangsung kembali di lain waktu dan dapat dicontoh oleh instansi lain. (*)