TASYAKURAN WETON BAPAK BANGSA BUNG KARNO, DI REJO AGUNG PLOSO JOMBANG OLEH PCTA INDONESIA DAN PIPJATBANG

Ketua DPC PCTA Indonesia daerah Jombang

Jombang Indonesia

Malam Jum’at Pon di Gang Buntu desa Rejoagung kecamatan Ploso kabupaten Jombang dilaksanakan kegiatan kebangsaan wujud Syukur Cinta Tanah Air Indonesia, ritual sederhana untuk mensyukuri hari weton kelahiran Pahlawan Proklamator Bangsa Indonesia.
Di gang ini merupakan tempat bersejarah awal kejayaan Putra Sang Fajar Bapak Ir Sukarno dilahirkan. Menurut salah satu peserta yang hadir Jainul Arifin (Maz Ipin) yang menyusun lagu berjudul Titik Nol Bung Karno di Ploso, beliau bagian pejuang Titik Nol Bung Karno di Ploso menyampaikan bahwa “Bung Karno lahir di Gang Buntu Rejoagung Ploso Jombang ini, ari-ari Bung Karno ditanam oleh Mbah Soemodjani didepan rumah Bapak Sukeni ya di gang buntu ini”

Sebagai pembuka acara tasyakuran hari lahir Bung Karno dipimpin Azamil Ghoni sekaligus tuan rumah tempat acara, dirigen Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Endang Tri dan pemimpin do’a adalah Ketua DPC Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia Yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan (PCTA Indonesia) Kabupaten Jombang Saudara Komar. Menurut Komar acara ini juga didukung oleh Kepala Desa Rejoagung dan Camat Ploso.

Baca Juga :  CALON GUBERNUR 2024 YANG MENGERTI KEINGINAN RAKYAT IDOLA MASYARAKAT JATENG PROF DR KH SUTAN NASOMAL MARI DUKUNG MENANGKAN !!!

Pesan sambutan singkat dari Komar kita harus berjuang supaya tempat kelahiran Bung Karno di Rejoagung Ploso ini diperhatikan pemerintah Jombang untuk segera ditetapkan sebagai cagar budaya kelahiran Bapak Bangsa, dengan bukti yang sangat kuat dan tidak diragukan lagi.

Sebagai sambutan akhir acara dari Ketua Perkumpulan Instruktur Penggiat Jati Diri Bangsa (PIPJATBANG) Jawa Timur saudara Udang Lisyanto S.Pd disampaikan bahwa kita semua harus merasa bersyukur Bung Karno sudah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional sesuai Kepres RI nomor 83/TK/Tahun 2012, Bung Karno Pahlawan Proklamator kemerdekaan Bangsa Indonesia 17 Agustus 1945 dan pelaku Pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia 18 Agustus 1945. Kita harus bersyukur punya Bapak Proklamator yang lahir di sini 6 Juni 1902, untuk itu setiap Jum’at Pon mari kita dukung adanya kegiatan Tasyakuran Hari Lahirnya Bung Karno ini. Bukan hanya di Gang Buntu saja, tetapi di tempat lain yang mempunyai misi sama yaitu mencintai Bung Karno sebagai Bapak Bangsa Pahlawan Nasional.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Dinilai Amburadul, AMAK Desak APH Turun Tangan

Acara yang dihadiri lebih kurang 30 peserta ditutup dengan ramah tamah selamatan nasi tumpeng dan ngopi bersama, acara ini berjalan sederhana penuh khidmat dimulai pukul 1945 WIB sampai dengan 21.00 WIB. (UIN)

Artikel yang Direkomendasikan

*Dukung Asta Cita Polres Pasuruan Kota Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Si Boni* KOTA PASURUAN – Dalam rangka mendukung program Pemerintah terkait ketahanan pangan Nasional, Polres Pasuruan Kota melaunching Si Boni (Polisi Bolo Petani). Melalui Si Boni, Polres Pasuruan Kota akan rutin melaksanakan Patroli dialogis langsung dengan petani untuk mendengarkan aspirasi, serta memberikan arahan tentang pentingnya menjaga kesuburan lahan dan hasil panen. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, mengatakan dengan program Si Boni nantinya masyarakat dapat menyampaikan keluhan maupun permasalahan yang ada terkait pertanian. “Dengan adanya Program Si Boni ini, kami berharap para petani merasa lebih aman dan nyaman dalam bekerja, tanpa khawatir akan gangguan atau masalah Kamtibmas yang lain,” ujar AKBP Davis Busin Siswara, Selasa (5/11). Ia mengatakan pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu tujuan Program Presiden RI Prabowo Subianto yaitu Asta Cita. Kapolres Pasuruan Kota juga menekankan bahwa keamanan wilayah pertanian merupakan bagian dari upaya untuk mencapainya. “Keamanan dan ketahanan pangan berjalan beriringan, jika petani aman, ketahanan pangan pun akan terjaga.”kata AKBP Davis. Melalui Si Boni ini juga kata AKBP Davis, pihaknya akan segera mencarikan solusi jika ada kendala bagi petani maupun nelayan. AKBP Davis Busin menegaskan bahwa program Si Boni akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan Polres Pasuruan Kota terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. “Kami akan terus mendorong dan mendukung para petani untuk menjaga swasembada pangan, baik dari sisi keamanan maupun peningkatan produktivitas,” tegasnya. Kapolres Pasuruan Kota juga mengajak seluruh masyarakat agar turut serta berperan dalam menjaga ketahanan pangan demi kesejahteraan bersama. Program Si Boni ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan lokal, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara Polres Pasuruan Kota dengan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas dan keamanan wilayah pertanian di Pasuruan semakin terjaga, sehingga para petani bisa fokus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi warga Tani dan Nelayan. Sementara itu Sodiq salah seorang petani mangga dan pepaya yang turut hadir, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kegiatan yang dilakukan oleh Polres Pasuruan Kota melalui program Si Boni. Ia mengungkapkan bahwa dengan adanya Si Boni, para petani merasa lebih diperhatikan dan dilindungi karena lebih dekat dengan aparat Kepolisian. Program Si Boni menurut Sodiq sangat positif dan diharapkan terus berlanjut. “Polres Pasuruan Kota betul-betul memperhatikan kami dan membuat kami merasa terbantu karena aspirasi atau keluhan kami dicarikan solusi melalui program Si Boni,” ucap Sodiq. (*)