Koramil Nogosari Normalisasi Irigasi Bersama Warga Desa Rembun

Boyolali – Liputan Warta Jatim, Tujuh ( 7 ) Anggota TNI dari Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Danramil 13/Nogosari Kapten Inf Budiyanto bersama warga bergotong-royong untuk membersihkan saluran irigasi pertanian yang bertempat di Desa Rembun Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali. Kamis ( 09/01/25)

Bersama warga, Anggota Koramil 13/Nogosari bekerja bakti membersihkan irigasi yang tersumbat tanah dan banyaknya rumput yang menyebabkan tersumbatnya aliran air pada areal persawahan milik warga

Danramil 13/Nogosari Kapten Inf Budiyanto mengatakan, kegiatan gotong royong ini merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan pertanian dan dalam mengoptimalkan sistem irigasi yang ada dengan baik.

“Saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air pertanian harus terus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu menghasilkan hasil panen yang baik untuk mendongkrak kesejahteraan para petani,” katanya

Baca Juga :  Tak Hanya Berperang di Garis Depan, Bintara dan Tamtama Marinir Mampu Ciptakan Produk Teknologi Tinggi.

Kegiatan ini merupakan tanggung jawab kita semua agar petani tidak kekurangan air yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi dalam mencapai target swasembada pangan,” pungkas Danramil

Bapak Sutarno (45) tahun salah satu petani Desa Rembun mengatakan senang dengan kehadiran pak TNI ke desa mereka, dan kami salut dengan kepeduliannya untuk mengajak bergotong royong membersihkan saluran irigasi di areal persawahan desa kami.

 

(Ark/Red)

Artikel yang Direkomendasikan

*Tim Jibom Gegana Polda Jatim Lakukan Sterilisasi di Sejumlah Gereja Jelang Ibadah Natal* SURABAYA – Sejumlah Gereja yang ada di 39 satuan wilayah Polda Jatim dilakukan sterilisasi oleh Tim Jibom Gegana Polda Jawa Timur menjelang ibadah Natal. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan Gereja – gereja di seluruh wilayah Jawa Timur yang akan dipakai untuk beribadah Umat Kristen memperingati hari Natal tersebut benar – benar aman. Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan kegiatan sterilisasi ini adalah bagian dari pelayanan aparat kepolisian dalam Operasi Lilin Semeru 2024. “Polda Jatim bersama jajaran yang ada diwilayah melaksanakan sterilisasi Gereja dan juga melakukan pengamanan saat ibadah Natal nanti,” kata Kombes Pol Dirmanto. Kabidhumas Polda Jatim ini juga menegaskan, bahwa sterilisasi Gereja – gereja di setiap wilayah Jawa Timur adalah bentuk komitmen Polda Jatim menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam hal ini umat Kristen yang akan melaksanakan ibadah Natal. Sterilisasi Gereja lanjut Kombes Pol Dirmanto juga melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda Jatim. Selain itu juga anjing pelacak milik Unit K9 yang ada di satuan fungsi masing – masing Polres, Polresta maupun Polrestabes. Dikatakan oleh Kombes Dirmanto, proses sterilisasi mencakup pemeriksaan detail di dalam dan sekitar area Gereja dengan menggunakan peralatan deteksi modern, termasuk alat pendeteksi bahan peledak dan metal detector. “Kami ingin memastikan setiap Gereja yang ada di Jawa Timur bebas dari potensi ancaman dan jemaat bisa menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk,” ujar Kombes Dirmanto. Kabidhumas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas dalam Operasi Lilin Semeru 2024 menambahkan, sterilisasi ini dilakukan secara cermat dan terkoordinasi dengan pihak gereja. “Tim juga memastikan semua area penting, termasuk altar, ruang jemaat, dan akses masuk, dalam kondisi aman,”kata Kombes Dirmanto. Selain sterilisasi, Polda Jatim melalui satuan wilayah juga akan menempatkan personel di setiap gereja yang akan menggelar ibadah Natal. Pengamanan ini melibatkan sinergi antara TNI-Polri dan elemen masyarakat. Kombes Pol Dirmanto menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan hal-hal mencurigakan kepada petugas di lapangan. “Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan perayaan Natal 2024 di seluruh Jawa Timur dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kebahagiaan,pungkas Kombes Dirmanto. (*)