Tiga Jabatan Strategis Dijajaran Puspenerbal Diserahterimakan

Sidoarjo – Liputan Warta Jatim, Tiga jabatan strategias dijajaran Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) diserahterimakan, Komandan Puspenerbal, Laksda TNl Sisyani Jaffar memimpin langsung prosesi Sertijab tersebut, yang digelar di Apron Shelter Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda, Senin (23/9/2024).

Tiga jabatan strategis yang disertijabkan tersebut, adalah jabatan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Puspenerbal, dari Letkol Mar Parison Renaldo Siregar yang mendapat tugas baru sebagai Pabandya Mudik, Ban lll Dik Spersal Mabesal kepada Letkol Mar Yudha Timor Saputra yang sebelumnya menjabat Paspor Kokatmar Kormar.

Kemudian omandan Pangkalan Udara TNl AL (Lanudal) Matak dari Mayor Laut (T) Genggong Wahyu Pribadi yang mendapat tugas beru sebagai Komandan Flight 4 Skuadron 700 Wong Udara 2 Puspenerbal kepada Mayor Laut (T) Mikhael Koda Keraf, yang sebelumnya menjabat Palaksa Lanudal Kupang.

Dan Komandan Lanudal Aru dari Mayor Laut (T) Ahmad Zakaria yang mendapat pos baru sebagai Kasidalhar Bagdalhar, Fasharkan Pesud kepada Mayor Laut (T) Yantje Katimin yang sebelumnya menjabat sebagai Kasirenlitan Susdalitas Wing Udara 2 Puspenerbal.

Baca Juga :  *Pj. Wali Kota Malang Apresiasi Turnamen Sepak Bola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024* KOTA MALANG – Pertama kali di Indonesia sebuah kompetisi sepak bola amputasi di gelar oleh Polresta Malang Kota di Lapangan Stadion Gajayana, Minggu (16/06/2024). Kompetesi yang memperebutkan Piala Kapolresta Malang Kota Cup 2024 tersebut diinisiasi oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke – 78. Kombes Pol Budi Hermanto yang dikenal juga sebagai Bapak Disabilitas itu mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kaum difabel untuk menunjukan bakat mereka. Kompetisi yang bertajuk Fourfeo Sepakbola Amputasi Kapolresta Malang Kota Cup 2024 ini diikuti oleh 4 tim dari 4 wilayah di Jawa Timur yaitu Malang Raya, Surabaya, Jember dan Madura. Pertandingan Fourfeo itu juga telah disiapkan secara matang oleh Panitia, termasuk dari segi keselamatan. “Alhamdulillah, seluruh peserta tiba di Kota Malang dengan keadaan selamat dan bertanding secara sehat," ungkap Kombes Budi Hermanto. Sementara itu Pejabat ( Pj) Wali Kota Malang Dr.Ir. Wahyu Hidayat,MM yang menyaksikan pertandingan tersebut bersama Dandim 0833/Kota Malang,Letkol Arm.Aris Gunawan,M.Han memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang diinisiasi Polresta Malang Kota itu. “Ini luar biasa, kita akan mendukung penuh sepak bola amputasi karena memang teman – teman difabel ini bukan hanya berolahraga tapi bisa memupuk kebersamaan dan diberi kesempatan untuk menunjukan kemampuan mereka di bidang olahraga,”kata Wahyu Hidayat. Pj.Wali Kota juga mengatakan bahwa pihaknya telah berpesan kepada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet terutama dalam pembinaan. “Saya apresiasi Polresta Malang Kota atas ide pertandingan olahraga sepak bola Amputasi ini dan bukan tidak mungkin kedepannya pemerintah Kota Malang akan memfasilitasi atlet difabel untuk menemukan bibit – bibit atlet sepak bola amputasi,”pungkas Pj.Wali Kota Malang. Pertandingan yang dilaksanakan sebanyak 6 sesi dengan durasi 2 × 15 menit ini berlangsung secara aman dan kondusif. Adapun urutan dari setiap peraih penghargaan diantaranya Persaid Jember dengan 7 poin sebagai pemenang juara pertama dan mendapatkan uang pembinaan senilai 7,5 juta. Kemudian posisi kedua diduduki oleh Persas Surabaya dengan 6 poin membawa pulang uang pembinaan senilai 5 juta, posisi ke 3 ditempati sang tuan rumah Persama Malang dengan 2 poin dan membawa uang pembinaan sejumlah 2,5 juta. Sedangkan yang datang dari jauh Persam Madura membawa pulang kategori Fair Play senilai 2 juta. Ketua Persama, Sueb (52) merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolresta Malang Kota yang bersedia memberikan seluruh dukungan baik segi materil dan moril dalam penyelenggaraan Fourfeo ini. "Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Budi Hermanto atas seluruh sumbangsih dalam pelaksanaan kompetisi ini,”ungkap Sueb. Ia berharap semoga kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh institusi Polri ini dapat berlangsung kembali di lain waktu dan dapat dicontoh oleh instansi lain. (*)

Hadir dalam acara tersebut, Inspektur Puspenerbal, para Direktur Puspenerbal, Dankolat Penerbal, Danlanudal Juanda, Danwing Udara 2 Juanda, Kafasharkan Pesud dan para perwira staf dan pasukan upacara dari personel dijajaran Penerbangan TNl AL wilayah Surabaya.

Tampak hadir juga Ketua Gabungan Jalasenastri Puspenerbal, Ny. Vivi Sisyani Jaffar didampingi jajaran pengurus PG Jalasenastri Puspenerbal, Ketua Cabang Jalasenastri Puspenerbal wilayah Surabaya.

Danpuspenerbal dalam amanatnya mengatakan, pelaksanaan Sertijab pada hakikatnya merupakan momentum formal yang dilaksanakan untuk memenuhi berbagai kepentingan yang bersifat strategis, sekaligus mencerminkan refleksi dari upaya konseptual yang terprogram untuk lebih mendinamiskan pencapaian kinerja.

Selain itu peristiwa ini juga merupakan wujud kepercayaan dan kehormatan dari pemimpin TNI AL dalam rangka kaderisasi kepemimpinan di lingkungan organisasi Puspenerbal.

Oleh karena itu, hanya Perwira terbaik yang mendapat kesempatan untuk mengembangkan kepemimpinan, kreativitas dan kemampuan konseptualnya dalam membangun penerbangan TNI AL melalui penempatan dan penugasan pada jabatan-jabatan strategis yang diharapkan dapat mewujudkan organisasi yang lebih segar dan dinamis dalam menjawab tantangan tugas ke depan.

Baca Juga :  Dankorbrimob Polri Hadiri Upacara Sertijab Kabaintelkam Polri

“Terima kasih dan penghargaan kepada
Letkol Mar Parison Renaldo Siregar, Mayor Laut (T) Genggong Wahyu P., dan Mayor Laut (T) Ahmad Zakaria atas pengabdian dan keberhasilnnya selama menjabat Komandan dijabatan masing masing,” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan selamat bertugas menempati jabatan baru kepada, Letkol Mar Yudha Timor Saputra, sebagai Dandenma Puspenerbal, Mayor Laut (T) Mikhael Koda Keraf, sebagai Danlanudal Matak dan Mayor Laut (T) Yantje Katimin sebagai Danlanudal Aru.

“Saya berharap dangan jabatan baru tersebut kiranya dapat melahirkan gagasan dan pemikiran yang inovatif dalam rangka meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsinya masing-masing dengan baik,” tegasnya.

TNI AL – Puspenerbal

Publisher : NH

Artikel yang Direkomendasikan